Wow, Bajaj Jadi Salah Satu Karakter Di Film Cars 3

posted in: info | 0

Siapa sih yang kenal bajaj? Pastinya kita semua sangat kenal dengan kendaraan umum yang satu ini. Bajaj merupakan kendaraan bermotor yang beroda tiga yang banyak digunakan di Jakarta. Selain di Jakarta, bajaj juga ditemukan di kota Banjarmasin dan Pekanbaru serta beberapa ibu kota kabupaten di Indonesia yang umumnya difungsikan sebagai modal transportasi umum.

Kendaraan ini di ekspor dari India ke Indonesia yang diproduksi oleh PT Bajaj Auto dan sekarang juga dari TVS Motor dan Piagio. Sejak 40 tahun, PT Bajaj Auto yang meng-ekspor kendaraan ini dan setelah diperkenalkan Bajai menggunakan Gas (CNG) di Jakarta, maka perusahaan TVS Motor juga mulai mengirim ke Indonesia terutama untuk di Jakarta dari India.

Sejarah Bajaj

PT. Bajaj Auto merupakan perusahaan terbesar di India untuk produsen skuter dan sepeda motor. Perusahaan industri India yang tetap eksis dalam persaingan terhadap produsen dengan teknologi Jepang dengan investasi pengalaman. Penjualan tertinggi produksi saat itu adalah skuter dengan harga termurah didunia, perusahaan Bajaj merupakan perusahaan keluarga Bajaj dan digerakkan oleh keluarga Bajaj turun temurun sejak awal.

Bajaj Auto sebenarnya telah dibentuk pada tanggal 29 November 1945 saat itu mereknya adalah Bachraj Trading Ltd. Bajaj Group lahir pada awal kemerdekaan India terhadap jajahan inggris.

Jamnalal Bajaj putra dari Mahatma Gandhi, merupakan putra kelima Mahatma Gandhi. Jamnalal Bajaj digantikan oleh putra sulungnya yang bernama Kamalnayan yang berumur 27 tahun saat itu , pada tahun 1942. Namun Kamalnayan terlalu sibuk dengan perjuangan kemerdekaan India waktu itu.

Pada tahun 1947, Kamalnayan berkonsolidasi dengan beragam kelompok, bahkan perusahaan bajaj group bercabang menjadi perusahaan semen, ayurveda obat-obatan, peralatan listrik, dan peralatan, sampai perusahaan produsen Scooter.

Pada tahun 1948, Bajaj mulai menjual kendaraan hasil adopsi roda dua yang menjadi kendaraan roda tiga dan memperoleh lisensi manufaktur dari pemerintah selama 11 tahun. Pada tahun 1960, Bajaj Auto menjadi sebuah perseroan terbatas publik.

Pada tahun 1965 Kepemimpinan Bajaj Auto diambil alih kendali Oleh Rahul Bajaj yang merupakan anak dari Kamalnayan, Rahul Bajaj ternyata juga pemuja skuter Vespa buatan Piaggio yang terkenal di Italia. hingga tahun 1960, di usianya yang mencapai 22 tahun perusahaan bajaj berhasil dipercaya menjadi lisensi Piaggio untuk India untuk membuat scooter dengan nama Bajaj Auto, inilah pertamakali di mulainya memproduksi kendaraan roda dua scooter hingga tahun berikutnya.

Sejumlah model baru diperkenalkan pada 1970-an, termasuk kendaraan roda tiga pengangkut barang, Bajaj Chetak pada awal dekade, Bajaj Super dan Bajaj Super dengan tiga buah roda dan menggunakan mesin belakang berteknologi Autorickshaw pada tahun 1976 dan 1977. Bajaj Auto memproduksi 100.000 unit kendaraan dan mendominasi ditahun 1976-77 .

Perjanjian kerjasama teknis dengan Piaggio Italia pun berakhir pada tahun 1977. Setelah itu, Piaggio membuat scooter dengan merek asalnya kembali yaitu Vespa di negara India, pelanggaran paten mengenai produk yang dianggap meniru Vespa membuat perusahaan bajaj memblokir penjualan skuter Bajaj nya di Amerika Serikat, Kerajaan Inggris, Jerman Barat, dan Hong Kong.

Jumlah pendapatan ekspor Bajaj pun jatuh, dari Rs 133.2 juta di tahun 1980 menjadi hanya Rs 52 juta ($ 5,4 juta) pada tahun 1981-82, meskipun total pendapatan naik menjadi lima persen Rs 1.16 miliar. belum lagi Laba Bajaj dipotong pajak menjadi dua, sehingga hanya mendapat laba bersih sebesar Rs 63 juta.

Itulah sedikit sejarah tentang Bajaj, kita kembali lagi ke topik utama tentang bajaj khas Indonesia yang menjadi salah satu karakter di film Cars 3.

Mobil-mobil balap canggih bersaing dalam film Cars, yang sebentar lagi bakal punya sekuel ke-duanya. Bagaimana jika kendaraan asli Indonesia, bajaj bergabung dengan Lightning McQueen dan kawan-kawan? Itu bukan tidak mungkin.

Story artist dalam film Cars 3, yakni Michael Daley, mencoba menjadikan bajaj sebagai salah satu karakter dalam film besutan Disney Pixar itu. Ia membuat sketsa bajaj khas Indonesia itu dengan tambahan mata dan mulut. Sama seperti karakter ikonik Cars lainnya.

Berdasarkan informasi yang mengemuka, film ini sendiri akan dirilis di Indonesia pada 15 Agustus 2017 mendatang. Daley memiliki tanggung jawab untuk merancang sketsa awal dan blue print untuk semua karakter dalam Cars. Selanjutnya, sketsa buatannya dijadikan master oleh tim grafis guna dijadikan animasi. Barulah, karakter-karakter tersebut dibawa ke layar lebar.

Rupanya, Daley tak hanya menggambar bajaj. Ia juga membuat gambar dua transportasi publik lainnya, yakni Jeepney dari Filipina dan Tuk Tuk dari Thailand. Jeepney didominasi warna ungu, biru, dan oranye. Sementara Tuk Tuk dihiasi warna biru.

Cars 3 yang sudah bisa dinikmati di gedung-gedung bioskop mulai pertengahan Agustus akan kembali memaparkan petualangan seru Lightning McQueen yang kini sudah lebih dewasa. Seiring berjalannya waktu, ia harus menerima kenyataan bahwa dirinya tak lagi menjadi mobil balap seperti yang dulu. Hal itu pun tertuang dalam film Disney terbaru, Cars 3, yang disutradarai oleh Brian Fee.

“Dalam film Cars yang pertama, kita tahu bahwa Lightning McQueen adalah mobil balap tercepat. Dalam film ini (Cars 3), dia menyadari bahwa dia sudah lebih tua sebagai seorang atlet yang tenar,” kata Brian Fee saat berbincang dengan Kompas.com lewat telepon belum lama ini.

“Sebagai seorang atlet, Anda menyadari bahwa tubuh Anda tidak bisa melakukan apa yang biasa dilakukan saat masih muda dulu, dan Anda bukanlah yang tercepat seperti dulu,” sambungnya.

Gimana? Apakah kamu tidak ingin menonton film animasi Cars 3 ini? Bajaj gitu lho…

Wow, Universitas Harvard Membuka Kelas Bertemakan Game Of Thrones

posted in: info | 0

Bagi yang belum pernah tahu, Game of Thrones (GoT) adalah sebuah serial TV alias sinetron serial alias drahol (drama Hollywood, temannya drakor atau drama Korea) yang tayang di HBO. Di sini HBO yang versi sindikasi Asia bisa disaksikan lewat jaringan-jaringan TV berlangganan (K Vision, Indovision, Telkomvision, dll.).

GoT didasarkan atas serial novel fantasi A Song of Ice and Fire karangan George RR Martin, dimana buku pertamanya berjudul A Game of Thrones. Kisahnya berkisar mengenai pertentangan politik di Tujuh Kerajaan (Seven Kingdoms) di benua fantasi Westeros. Serial ini tayang sejak 2011 dan tiap season hanya terdiri atas 10 episode.

Mengudara tiap tahun pada bulan April hingga Juni, tahun ini GoT sudah mencapai musim keenamnya dan menurut kabar terakhir akan tamat pada musim kedelapan tahun 2018 mendatang.

Lalu Anda pasti bertanya, memangnya apa saja yang membuat GoT sedemikian “oke” sehingga harus kita saksikan dan ikuti?

No Main Character

Tak ada tokoh utama di GoT. Ada begitu banyak tokoh dan semuanya sama rata. Yang mengidentikkan diri dengan satu tokoh idola pasti akan kecewa berat. Awalnya pasti mengidolakan Ned Stark, lalu Robb Stark, lalu Sansa dan Arya Stark, lalu Daenerys Targaryen, lalu Tyrion Lannister, lalu entah siapa lagi.

Martin memang menyusun dongengnya dengan pendekatan yang tidak mainstream. Bukunya dituturkan dari angle banyak tokoh sekaligus, yang masing-masing punya alur cerita sendiri dan saling berkaitan. Apakah semua tokoh baik, mulia, sempurna seperti di novel-novel inspiratif kita? Tidak. Mereka ditampilkan sebagai manusia ordinary, dengan kelebihan dan kekurangan yang proporsional.

Pelajaran Falsafah Hidup

Semua tokoh dalam GoT adalah pelajaran falsafah hidup yang sangat penting mengenai kemanusiaan. Mereka mengajarkan bahwa manusia berbeda-beda (sehingga harus toleran), punya kelebihan dan kekurangan masing-masing (sehingga tak boleh terlalu memuja atau menyiriki), dan berubah seiring dengan kehidupan.

Memukau Sebagai Tontonan

Semua aspek dalam GoT sebagai sebuah karya sinematek berada pada level menakjubkan. Ia kolosal untuk ukuran sinetron yang mampu mengerahkan banyak orang. Dan untuk orang sebanyak itu, bisa diberikan baju-baju yang cocok dalam jumlah masif.

Teknik craftmanship-nya dalam hal set dekor dan perlengkapan sangat luar biasa. Semua properti susah dicari kekurangannya. Bahkan ada satu pemirsa di AS yang bisa mengenali bahwa motif bordiran di gaun Sansa Stark (Sophie Turner) terus berganti dan menyimbolkan semua hal tragis yang menimpa dirinya sepanjang cerita.

Logika Di Atas Estetika

Salah seorang kritikus sinetron di AS pernah menulis bahwa “Game of Thrones adalah sebuah tontonan di mana para pemain tampil telanjang lebih lama daripada saat berpakaian”!

Ya, salah satu yang membuat GoT buming adalah nude scene-nya, yang sangat berlimpah sehingga oleh karenanya hanya layak ditonton yang sudah berumur 21 tahun. Tapi GoT bukanlah film porno, karena semua ketelanjangan itu ada karena necessity atau kepentingan.

GoT tak hobi berpura-pura baik, atau menutup-nutupi atas dasar norma kesopanan. Bila sesuatu memang harus seperti itu, ya tampilkan saja seperti apa adanya, sebagaimana layaknya situasinya di dunia nyata. Lalu apakah murni hanya ada kebusukan di sini? Well, tentu tidak. Ajaran para ulama Faith of the Seven, agama resmi warga Westeros, adalah setara dengan ajaran kebaikan semua agama yang ada di planet Bumi ini.

Nah, itulah alasan yang membuat GoT sedemikian “oke” sehingga harus kita saksikan dan ikuti.

Ternyata serial televisi Game of Thrones, tak hanya bisa menghibur para penggemarnya, namun juga dapat memberikan edukasi sejarah mengenai Abad Pertengahan. Banyak orang yang menyadari hal tersebut hingga akhirnya dibuka kelas serial HBO tersebut di berbagai universitas dan institusi pendidikan.

Dilansir dari laman Huffington, mereka akan belajar bagaimana seri novel Song of Ice and Fire dari Pengarang George R. R. Martin dan serial televisi Game of Thrones mendistorsi budaya dan sejarah zaman ini.

Laman Elle melaporkan, kelas unik tersebut bertajuk “The Real Game of Thrones: From Modern Myths to Medieval Models“. Materi disampaikan oleh Racha Kirakosian, asisten profesor bahasa Jerman dan agama, bersama Sean Gilsdorf, seorang profesor studi abad pertengahan.

“Ketika saya membaca epik kisah abad pertengahan bersama mahasiswa di kelas, mereka berkomentar ‘Oh, itu seperti kisah Game of Thrones,” ujar Kirakosian mengenai inspirasi dibukanya kelas tersebut.

Ia menjelaskan, materi dalam kelas akan mengeksplorasi perbandingan antara realitas abad pertengahan dengan kehidupan di Westeros, wilayah fiksi dalam serial GoT. Namun, benarkah apa yang diajarkan di kelas benar-benar tentang alur cerita serial HBO yang sangat populer tersebut?

“Tidak, justru sebaliknya. Bukankah pekerjaan kami (sebagai profesor) adalah menggunakan minat tersebut untuk masuk dan mempelajari lebih dalam?” ucap Kirakosian.

Musim ketujuh Game of Thrones segera tayang di HBO mulai 17 Juli 2017. Kisah dalam film disadur dari buku A Song of Ice and Fire karya George RR Martin, serta dibintangi Peter Dinklage, Nikolaj Coster-Waldau, Lena Headey, Emilia Clarke, Aidan Gillen, Kit Harington, Sophie Turner, dan Maisie Williams..

Kelas serupa juga lebih dulu hadir di Universitas California, Berkeley dan Universitas Virginia. Kirakosian berharap, tema Game of Thrones akan menarik minat mahasiswa untuk mendaftar dan mempelajari studi Abad Pertengahan.

Gimana? Manarik bukan? Apakah Anda tidak ingin kuliah disana dan mengambil kelas bertemakan Game of Thrones tersebut?

Bukan Cuma Menggemaskan, Anjing Ini Juga Salah Satu Yang Terganas Di Dunia

posted in: animal | 0

Anjing adalah hewan yang sangat bersahabat dengan manusia. Kelucuan dan kesetiaan mereka membuat orang banyak tertarik untuk memeliharanya. Mereka merupakan salah satu hewan yang sangat populer untuk di pelihara saat ini. Umumnya ada banyak jenis anjing yang tersebar di belahan dunia dengan perbedaan karakter, ras dan pemanfaatannya.

Penjelasan Tentang Anjing

Anjing adalah mamalia yang telah mengalami domestikasi dari serigala sejak 15.000 tahun yang lalu atau mungkin sudah sejak 100.000 tahun yang lalu berdasarkan bukti genetik berupa penemuan fosil dan tes DNA. Penelitian lain mengungkap sejarah domestikasi anjing yang belum begitu lama.

Anjing telah berkembang menjadi ratusan ras dengan berbagai macam variasi. Warna rambut anjing bisa beraneka ragam, mulai dari putih sampai hitam, juga merah, abu-abu (sering disebut “biru”), dan coklat. Selain itu, anjing memiliki berbagai jenis rambut. Rambut anjing bisa lurus atau keriting dan bertekstur kasar hingga lembut seperti benang wol.

Anjing merupakan hewan pemangsa yang di klasifikasi ke dalam jenis karnivora tidak berarti anjing harus makan daging terus. Anjing memilik gigi tajam dan rahang yang kuat untuk menyerang, menggigit, dan mencabik-cabik musuh. Mata anjing lebih sensitif terhadap cahaya dan gerakan di bandingkan mata manusia.

Indera pendengarannya sangat kuat. Anjing mampu menentukan sumber suara lebih cepat dari manusia, anjing bisa menggerak-gerakan daun telinganya dan indera penciuman anjing sangat sensitif terhadap bau. Pada artikel kali ini akan dibahas tentang salah satu jenis anjing, yaitu Akita Inu. Anjing Akita Inu merupakan anjing yang terlihat lucu dan menjadi salah satu anjing yang terganas didunia. Yuk, liat profil anjing akita itu dibawah ini.

Akita Inu

Seperti terdengar dari namanya, anjing ini berasal dari Jepang, terutama di kawasan pegunungan. Mereka dikenal mandiri dan kuat, tapi jelas-jelas bisa agresif. Karena sikap mereka terhadap wilayah (teritorial), mereka bisa sangat agresif terhadap orang tak dikenal.

Anjing ini bertubuh kuat, curiga pada orang asing dan protektif. Mereka harus terbiasa dengan manusia sejak masih kecil agar nalurinya sebagai penjaga bisa terarah.

  • Ciri Fisik Dan Karakter

Akita bertubuh besar, tegap, dan kuat. Sosok Akita berkesan simpatik dan berwibawa. Kepalanya besar, moncongnya pendek, telinga dan mata kecilnya berbentuk segitiga. Terbiasa hidup di tempat-tempat dingin, anjing Akita bermantel ganda. Lapisan mantel luarnya kasar dan tidak menyerap air, sedangkan lapisan dalamnya tebal dan halus. Warna-warna anjing akita antara lain cokelat kekuningan, cokelat kekuningan dengan tepi hitam, loreng, dan putih.

Tubuh Akita idealnya mencapai tinggi 66-71cm dan berat 38-58kg untuk jantan dan tinggi 60-66cm serta berat 31-70kg untuk betina. Akita seolah memiliki dua sisi yang berlawanan. Mereka adalah anjing jinak yang manis dan setia, sekaligus pemburu yang berani dan tangguh. Akita memerlukan kegiatan bervariasi karena mereka tergolong anjing cerdas. Saat bosan, mereka akan menggigit-gigit, menggonggong tanpa henti, menggali tanah sesuka hati, dan bersikap agresif.

  • Sifat

Pada dasarnya, Akita memiliki sifat berkuasa. Ini didukung dengan sifat pemberani dan tubuh kuat. Akita tidak suka jika ada hewan lain yang dinilai ‘sepadan’ dengannya. Saat bertemu dengan anjing yang berjenis kelamin sama dengan besar yang sama, akita akan menunjukkan sikap agresi. Orang-orang asing, baik dewasa maupun anak-anak, yang dianggap menerobos masuk wilayah mereka juga akan diperlakukan dengan agresi.

Untuk menghindari perilaku agresi, pastikan Akita berada di rumah dalam keadaan terkunci saat Anda pergi. Hal ini untuk mencegah penyerangan terhadap orang-orang yang datang bertamu. Jika akita ditempatkan di luar rumah, tinggalkan Akita di dalam pagar. Bawa akita Anda berjalan-jalan dengan tali penuntun.

Akita bisa hidup di luar ataupun di dalam ruangan. Mereka bisa tinggal di apartemen asalkan kebutuhannya untuk bergerak terpenuhi. Akan tetapi lebih baik lagi jika Akita dibiarkan tinggal di halaman yang luas, dengan catatan ada pagar kuat yang mengelilingi mereka. Sebaiknya Anda tidak memelihara hewan lain jika memutuskan untuk memelihara anjing Akita.

  • Fakta Tentang Akita Inu

  • Akita Inu termasuk jenis anjing ras murni tertua didunia.
  • Akita Inu diciptakan untuk memburu Rusa, Babi Hutan dan bahkan Beruang.
  • Awalnya, hanya bangsawan Jepang saja yang boleh memelihara anjing ras ini.
  • Helen Keller adalah orang yang pertama kali membawa anjing ras Akita Inu dari Jepang ke Amerika di tahun 1937.
  • Akita Inu yang dikembangkan di Amerika berukuran lebih besar daripada Akita Inu yang di Jepang.
  • Karena ukurannya berbeda, maka FCI memisahkan jenis Akita ini. Akita asal Jepang tetap menggunakan nama
  • Akita Inu sedangkan Amerika menjadi American Akita.
  • Di Jepang, patung anjing Akita merupakan simbol kesehatan yang baik.
  • Anjing Akita Inu merupakan anjing yang suka dengan kebersihan dan memiliki tubuh yang kuat.
  • Akita Inu termasuk anjing yang setia, sampai kisah setianya melegenda, Hachiko.
  • Keunikan Akita Inu

Sebagai anjing pemburu, akita memiliki gaya berburu yang berbeda dibandingkan jenis anjing lain yang pada umumnya akan menggonggong ketika melihat sesuatu yang mencurigakan. Layaknya kucing, anjing Akita akan mengincar diam-diam, merendahkan tubuhnya sebelum kemudian menyerang. Selain itu, untuk perawatan tubuh, akita kerap menjilati tubuhnya sendiri seperti yang biasa dilakukan kucing.

Kelucuan lain yang dimiliki Akita adalah berbicara dengan bahasanya sendiri. Menurut para pemilik Akita, anjing jenis ini gemar ‘mengomel’ atau berbicara sendiri. Akita jarang menggonggong keras, namun sering terdengar suara-suara lucu dari mulutnya seperti menggerutu, suara mengorok, dan mengerang. Ketika ingin menunjukkan sesuatu, anjing Akita mungkin akan menggigit pergelangan tangan Anda. Ini hanya cara yang dilakukannya untuk menyampaikan apa yang dimaksud tanpa niat untuk bersikap agresi.

Nah, itulah anjing yang terlihat lucu dan menjadi salah satu anjing terganas di dunia, jika Anda ingin memelihara anjing tersebut maka peliharalah sejak kecil, jika tidak anjing tersebut akan sangat agresif.

Wow, Bunga Bangkai Ini Tumbuh Di Pinggir Jalan

posted in: umum | 0

Tahukah Anda apa itu suweg? Ya, suweg merupakan nama lokal dari bunga bangkai atau Amorphophallus paeonifolius. Marga Amorphophallus ini masuk ke dalam suku Araceae atau talas–talasan. Ternyata, marga ini memiliki 176 jenis yang tersebar di seluruh dunia.

Menurut Hetterscheid dalam bukunya Giant from the Forest (1996), Amorphophallus, di Indonesia memiliki 25 suku Araceae jenis endemik yang persebarannya berada 8 jenis di Sumatera, 6 jenis di Jawa, 3 jenis di Kalimatan dan 1 jenis di Sulawesi.

Baru–baru ini satu bunga bangkai tumbuh di pinggir jalan tepat di pertigaan Kampung Cijagra, Bojong Salak, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (12/01/2017) lalu. Diduga bunga bangkai berukuran 30 cm tersebut tumbuh sejak satu pekan terakhir, namun saat ini kondisinya sedikit sudah layu.

Keberadaan bunga bangkai tersebut sempat menarik perhatian warga yang melintas. Hal tersebut dibenarkan oleh Wawan Sugiarto (40), pedagang bakso yang lapaknya berdekatan dengan kemunculan bunga bangkai tersebut. Dia menceritakan ihwal asal–usul kemunculan bunga bangkai tersebut sekitar pertengahan pekan pertama.

“Awal munculnya saya kurang begitu ngeuh. Tapi bunga bangkai itu saya liat Sabtu pekan lalu ketika ukurannya sudah besar. Setelah itu banyak yang berhenti hanya sekedar memastikan tanaman yang (mungkin) baru warga liat, tapi saya menyebutnya itu suweg,” papar Wawan.

Wawan menuturkan tanaman tersebut kadang tumbuh menjelang musim penghujan. Dia juga menceritakan pengalamannya sering menjumpai tanaman tersebut tumbuh di pekarangan rumah atau kebun tetapi sekarang sudah jarang menemukan tanaman tersebut tumbuh.

Warga lainnya, Taufik Hidayat (40) mengaku bahwa bunga bangkai atau suweg tersebut merupakan hasil menanam dirinya pada saat menjelang akhir tahun 2016 lalu.Dari pengakuannya bibit tersebut berasal Garut.

“Sebenarnya saya yang tanam ini. Bibitnya dikasih oleh majikan yang dibawa dari Garut. Lalu saya tanam di depan pabrik yang mengolah tepung dari iles. Bibit bunga bangkai ini saya tanam bersamaan dengan bibit iles di pekarangan pabrik persis disamping jalan,” kata dia sembari menunjukan bibit bunga bangkai tersebut.

Lebih lanjut Taufik menerangkan biji suweg atau bunga bangkai yang ukurannya sebesar kepalan tangan orang dewasa ini hanya ditanam dilubang yang tidak begitu dalam, setelah itu ditutup kembali menggunakan tanah dan dibiarkan tumbuh tanpa perawatan yang berlebih.

Berdasarkan data yang dihimpun,Tanaman ini bisa tumbuh dimana saja seperti di pinggir kawasan hutan,rumpun bambu, pinggiran sungai serta semak belukar yang teduh oleh tegakanan pohon.

Perawakan suweg,memiliki permukaan kulit bintil-bintil serta tonjolan yang sebenarnya merupakan anak umbi dan tunas. Batangnya berwarna hijau belang-belang putih mirip tubuh ular, namun itu hanyalah tangkai daun yang akan terus mengembang menjadi daun dan membentuk payung dengan lebar sekitar 1 meter, pun diameter batang seweg bisa mencapai 10 sentimeter dengan tinggi 1.5 meter.

Batang suweg akan menguning dan layu lalu kemudian mati manakala menjelang musim kemarau. Pada fase kemarau umbinya akan mengalami masa dorman (istirahat) dan akan tumbuh lagi pada saat musim penghujan. Tanaman suweg tumbuh di lahan yang cocok dengan tuntutan tanah yang gembur di bawah tegakan pohon dan bisa hidup dibawah 800 mdpl dengan curah hujan yang cukup dengan tuntutan agroklimatnya.

Dikutip dari website wikipedia, suweg Amorphophallus campanulatus yang hampir serupa dengan bunga bangkai Amorphophallus titanum. Kadang masyarakat masih keliru bahwa bunga bangkai Amorphophallus ini sering disamakan dengan bunga Raflesia Sp. Selain suweg dan bunga bangkai, masyarakat juga mengenal iles-iles (Amorphophlallus konyac) dan acung (Amorphophallus variabilis).

Penasaran akan hal itu, Kepala Bidang Holtikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bandung, Jumhana. Dikatakan Jumhana, tanaman yang tumbuh tersebut merupakan bunga bangkai jenis Amorphopalus Paeoniifolius yang masuk ordo plantae.

“Yang tumbuh di lapangan itu saya lihat deskriftifnya berasal dari Jawa yang disebut puspa langka. Sudah dipatenkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), tanaman tersebut masuk pada bunga langka,” papar dia.

Dia menjelaskan umur bunga bangkai tersebut hanya berkisar 1 minggu dari mulai bunga itu mekar lalu setelah itu akan layu dan mati. Cuma munculnya bunga bangkai jenis ini kadang tidak diketahui sebelumnya, bahkan terkesan tiba – tiba sudah tumbuh.

Jumhana berujar tanaman yang tumbuh di Katapang tersebut bukan suweg, karena memang berbeda sekali dengan bunga bangkai Amorphopalus Paeoniifolius.“Suweg pan masuk umbi–umbian dan jika ditanam daunnya merambat. Nah kalau bunga bangkai yang tumbuh itu hanya kuncupnya saja. Jadi sangat beda sekali,” ucap Jumhana saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, belum ada teknik pembudidayaan atau penanaman bunga bangkai karena dilatarbelakangi masih minimnya teknik maupun pengetahuan. Terkait munculnya bunga bangkai tersebut, pihaknya tidak bisa melakukan antisipasi mengingat tanaman tersebut sudah hampir layu, tetapi sudah diinformasikan kepada pihak BBKSDA. Gimana artikel diatas? menarik bukan?

Wologai, Kampung Adat Yang Berusia 800 Tahun

posted in: info | 0

Keren, kali ini saya akan membahas tempat wisata yang telah berusia 800 tahun. Bayangkan, 800 tahun. Wow, langsung saja liat ulasannya dibawah ini.

Jika berkunjung ke Kabupaten Ende, jangan lupakan menyempatkan diri datang ke Kampung Adat Wologai. Kampung yang terletak di ketinggian sekitar 1.045 mdpl merupakan salah satu kampung adat tersisa yang masih ada di Flores. Diperkirakan usianya sudah sekitar 800 tahun.

Wologai terletak sekitar 37 kilometer arah timur kota Ende, di Kecamatan Detusoko yang dapat ditempuh dengan kendaraan umum maupun mobil sewaan dengan harga sekitar 300 ribu rupiah selama sehari.

Di bagian depan sebelah kanan pintu masuk kampung terdapat sebuah pohon beringin yang diyakini komunitas adat Wologai ditanam oleh leluhur mereka, yang sekaligus konon setara dengan waktu pendirian kampung adat ini.

Satu hal unik dari Wologai adalah arsitektur bangunannya yang berbentuk kerucut. Rumah-rumah dibangun melingkar dan ada tiga tingkatan dimana setiap tingkatannya disusun bebatuan ceper di atas tanah yang sekelilingnya dibangun rumah-rumah. Semakin ke atas, pelataran semakin sempit menyerupai kerucut.

Deretan rumah panggung di kampung ini dibangun melingkar mengitari Tubu Kanga, sebuah pelataran yang paling tinggi yang biasa dipakai sebagai tempat digelarnya ritual adat. Batu ceper yang terdapat di tengah digunakan serupa altar untuk meletakan persembahan bagi leluhur dan sang pencipta.

Rumah panggung ini dibuat dari kayu yang diletakan di atas 16 batu ceper yang disusun tegak untuk dijadikan tiang dasar penopang bangunan ini. Bangunan dengan panjang sekitar 7 meter dengan lebar sekitar 5 meter ini memiliki atap berbentuk kerucut yang dibuat dari alang-alang atau ijuk. Tinggi banguan rumah sekitar 4 meter sementara atapnya sekitar 3 meter.

Filosofi Bentuk Bangunan

Menurut Bernadus Leo Wara, mosalaki ria bewa atau juru bicara para tetua adat di kampung ini, jumlah keseluruhan rumah adat di kampung Wologai adalah 18 rumah adat, 5 rumah suku dan sebuah rumah besar. Jelasnya, rumah suku dipakai sebagai tempat penyimpanan benda pusaka atau peninggalan milik suku. Sedangkan rumah besar hanya ditempati saat berlangsung ritual adat.

“Bentuk atap rumah adat yang menjulang memiliki filosofi yang berhubungan dengan kewibawaan para ketua adat yang didalam struktur adat dianggap dan dipandang lebih tinggi dari masyarakat adat biasa,” terangnya.

Mencermati rumah adat di Wologai seyogyanya mirip dengan rumah adat lainnya milik etnis Lio. Bagian kolong rumah (lewu) dahulunya dipergunakan untuk memelihara ternak seperti babi dan ayam. Ruang tengah digunakan sebagai tempat tinggal, sedangkan loteng difungsikan sebagai tempat menyimpan barang-barang yang akan digunakan pada saat ritual adat.

Aloysius Leta seorang pemahat patung yang ditemui di pelataran rumah adat menjelaskan, zaman dahulu leluhurnya adalah kelompok nomaden, hingga akhirnya memutuskan menetap di Wologai.

“Tiap suku mempunyai bentuk bangunan rumah adat yang sama namun memiliki ciri khas yang berbeda seperti ukiran yang ada pada tiang kayu bangunannya,” jelas Leta. “Dahulu pun atap rumah tidak boleh dari ijuk tetapi alang-alang. Tapi sekarang banyak yang mempergunakan ijuk, sebab jika pakai alang-alang maksimal 3 tahun sekali atapnya harus diganti. Sementara kalau dengan ijuk bisa bertahan puluhan tahun.”

Menurut Leta, untuk membangun rumah adat tidak boleh sembarang. Perlu didahului dengan ritual adat Naka Wisu. Yaitu aturan memotong pohon di hutan untuk digunakan sebagai tiang penyangga rumah. Ritualnya harus dilakukan pukul 12 malam, dengan terlebih dahulu perlu menyembelih seekor ayam.

Demikian pula dengan keberadaan Kampung Adat Wologai. Leo menjelaskan masyarakat masih mempertahankan bentuk kampung adat karena tunduk dan taat pada perintah leluhur yang berpesan untuk selalu menjaga tradisi yang telah dilakukan turun-temurun.

Dalam setahun jelasnya di Kampung Adat terdapat dua ritual besar yakni panen padi, jagung dan kacang-kacangan (Keti Uta) pada bulan April, dan tumbuk padi (Ta’u Nggua) pada bulan September. Puncak ritual Ta’u Nggu’a adalah Pire dimana selama 7 hari masyarakat tidak menjalankan aktivitas hariannya.

“Selama masa ini seluruh masyarakat adat Wologai dilarang melakukan aktifitas pekerjaan seperti bertani, mengiris tuak dari pohon enau dan lainnya. Mirip upacara Nyepi di Bali,” jelasnya.

Setelah melewati berbagai upacara, maka komunitas adat akan menggelar ritual Gawi atau menari bersama di atas pelataran di sekeliling Tubu Kanga sebagai simbol mengucap kegembiraan dan kebersamaan. Gimana? Apakah kamu tidak ingin ke Wologai, kampung yang berusia 800 tahun tersebut? Sampai bertemu pada artikel selanjutnya ya. Terima kasih.

1 2 3 4 13