Sering Main Biliar? Yuk, Ketahui Olahraga Ini Lebih Dalam Lagi

posted in: info | 0

Kamu pasti suka bermain biliar. Namun, tahukah kamu sejarahnya olahraga ini? Nah, pada kesempatan kali saya akan memberitahukan tentang biliar lebih dalam lagi agar kamu paham tentangnya. Langsung saja liat dibawah ini.

Pengertian

Biliar adalah sebuah cabang olahraga yang masuk dalam kategori cabang olahraga konsentrasi, sehingga sangat dibutuhkan ketahanan dan pemahaman mental yang benar serta harus ditunjang oleh kemampuan fisik yang prima agar mampu berprestasi lebih tinggi dan stabil.

Cabang olahraga ini dimainkan di atas meja dan dengan peralatan bantu khusus serta peraturan tersendiri. Permainan ini terbagi dari beberapa Jenis, antara lain jenis Carom, English Billiard dan Pool. Dapat dimainkan secara perorangan maupun tim.

Sebagai contoh, jenis Carom dimainkan di meja yang tidak memiliki lubang sama sekali. Ini berbeda dengan jenis English Billiard dan Pool yang dimainkan di meja yang memiliki lubang sebanyak 6 buah. Meski sama-sama memilki 6 buah lubang, ukuran atau luas meja antara English Billiar dan Pool pun berbeda, lebih luas meja jenis English Billiard.

Sampai saat ini, tahun 2008, yang sangat berkembang di Indonesia adalah jenis Pool yang itu pun masih terbagi dalam Nomor bola 15, bola 8 dan bola 9. Dahulu di Indonesia, biliar identik dengan olahraga yang selalu dimainkan oleh para lelaki saja. Namun saat ini banyak wanita yang mulai menggemari olahraga biliar. Adalah Bapak Putera Astaman, mantan Ketua Umum PB. POBSI, yang berhasil menaikan Citra Olahraga Biliar, di Indonesia dari Sekedar Olahraga Rekreasi menjadi Olahraga Prestasi.

Biliar, jenis Pool telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia. Contohnya, pada World Pool Championship (kejuaraan dunia biliar jenis pool untuk nomor bola 9) tahun 2006 kemarin, pemain seperti Ricky Yang, M. Zulfikri berhasil masuk ke jajaran 32 besar pemain dunia. Roy Apancho berhasil masuk ke jajaran pemain 64 besar dunia. Apsi Chaniago berhasil masuk ke jajaran pemain 128 besar dunia.

Pada pesta olahraga antar bangsa SEA Games XXIV, 2007 yang lalu, terjadi kejutan peningkatan prestasi secara luar biasa pula pada cabang olahraga Biliar jenis Pool, dengan mampunya diraih Medali Emas nomor bola 8, Wanita Perorangan sekaligus Medali Perak nomor bola 9, Wanita Perorangan oleh seorang Atlet Muda Usia yakni Angeline Magdalena Ticoalu serta Medali Emas nomor bola 9, Pria Perorangan oleh Ricky Yang.

Sejarah

Mengenai asal-usul olah raga permainan biliar belum secara jelas diketahui, beberapa sumber menyebut bahwa permainan ini berasal dari Prancis, Italia, Spanyol, atau Cina.

Namun banyak pula sumber yang menerangkan bahwa asal-usul permainan ini adalah permainan yang biasa dimainkan di taman seperti halnya croquet ( kriket ) yang populer dimainkan di Eropa Timur dan Prancis pada abad ke-15, yang pada akhirnya permainan tersebut dipindahkan ke dalam ruangan dengan meja yang diberi taplak berwarna hijau menyerupai rumput dengan diberi pembatas kecil ditambahkan pada pinggiran meja. Bola-bolanya didorong dengan kayu panjang yang disebut “mace”.

Kata biliar diperkirakan berasal dari kata “billart” yang berarti tongkat kayu atau “bille” yang berarti bola. Pada awalnya, permainan ini dimainkan dengan dua bola pada meja yang berkantong enam dan gawang seperti dalam permainan Croquet ( kriket ) dengan menggunakan tongkat lurus sebagai sasaran pantul. Memasuki abad ke-18, gawang dan tongkat sasaran pun tidak lagi digunakan, hanya tinggal bola – bola dan kantong-kantongnya saja.

Sejak awal tahun 1800-an, permainan ini banyak dimainkan oleh kaum bangsawa, oleh karena itu permainan ini pernah populer dengan nama Noble Game of Billiards. Namun banyak juga bukti -bukti yang menunjukan bahwa permainan tersebut telah dimainkan oleh orang-orang dari berbagai tingkat sosial. Pada tahun 1600an, permainan ini sudah cukup dikenal. Shakespeare pun menyebutkan permainan ini dalam karyanya “Antony and Cleopatra” yang pada waktu itu disebut old egyptian sport.

Di Inggsris, Permainan Biliar populer pada tahun 1675. Dan tahun itu pula diterbitkan buku peraturan biliar. Selanjutnya biliar dipopulerkan sebagai olahraga scientific oleh Captain Mingaud, seorang tahanan politik pemerintah ketika terjadi revolusi perancis. Saking cintanya dengan biliar, dia menolak untuk dibebaskan dari penjara ketika masa hukumannya berakhir.

Mingaud pula yang menemukan “tip”, yaitu tambahan kulit di ujung cue. Dengan tip pukulan jadi lebih akurat dan mudah melakukan kontrol cue ball. Tip temuanya lama-kelamaan mengeras dan mengurangi efektifitas pukulan sehingga perlu diganti secara berkala. Akhirnya mingaud meninggalkan penjara dan keliling perancis melakukan eksibisi biliar.

Jack Carr, seorang pelatih biliard inggris berjasa menemukan tehnik pukulan off-center, yaitu memukul cue ball dititik off-center guna mendapatkan efek spin. Sekarang pukulan off-center ini dikenal dengan istilah English. Di inggris pukulan seperti ini disebut side. Dia pula yang menemukan ide untuk mengoleskan kapur pada permukaan tip untuk meningkatkan akurasi pukulan. Sepanjang tahun 1820 jack carr berkeliling eropa, melakukan pelatihan biliar sambil menjual magical twisting chalk temuannya.

Sejarah Biliar Di Amerika

Biliar yang kita mainkan tidak diciptakan begitu saja ataupun secara kebetulan. Biliar atau yang disebut juga bilyar juga mempunyai sejarah unik yang patut untuk disimak. Berikut Sejarah Biliar di Amerika

Biliar yang telah dikenal baik di eropa sejak abad 15, ternyata tidak mudah dibawa ke amerika. Selain jarak yang jauh, ongkos angkut tentu juga sangat mahal. Baru di awal abad 19 amerika mulai membuat meja biliar. Pada tahun 1808 saja, di New York City ternyata hanya ada 8 buah meja biliar dan hingga 16 tahun kemudian, tahun 1824, di seluruh amerika hanya ada 24 buah meja biliar. Baru di sekitar tahun 1840 biliar menjadi sangat populer.

Michael Phelan, pemilik New York Billiard Parlor, sejak tahun 1850 gencar melakukan kampanye dan menyelenggarakan kompetisi hingga biliar menjadi olahraga bergengsi saat itu. Dia juga menerbitkan buku Billiards Without Masters yang laku keras. Sampai dengan tahun 1875 buku tersebut telah dicetak ulang hingga 10 kali.

Sebagai pembuat meja biliar, Phelan lah yang berinisiatif menambahkan titik-titik penanda disekeliling meja (diamond) untuk memudahkan pemain memukul bola, terutama pukulan bank shots. Di pertandingan tidak resmi American Billiard championship tahun 1858 Phelan menjadi juara dengan mengalahkan Ralph Benjamin dari Philadelphia dan berhak atas hadiah uang tunai US$.1,000.

Sementara itu pada turnamen resmi American Billiard championship yang diadakan tahun yang sama, Dudley Kavanagh memenangkan turnamen ini dan mengantongi hadiah US$2,000. Turnamen diikuti oleh 8 pebiliar dengan biaya pendaftaran US$250 per peserta. Di final kejuaraan yang sama tahun berikutnya yang digelar pada 10 April 1859, kembali Kavanagh menang dan berhasil mempertahankan gelar setelah mengalahkan Michael Foley.

Dua hari berikutnya, di Detroit Billiard Academy terjadi pertarungan besar antara Phelan melawan John Seereiter berhadiah US$5,000. Karena masing-masing menambahkan taruhan US$5,000, maka total hadiah menjadi sebesar US$.15.000.

Pertandingan ini dipublikasikan secara besar-besaran oleh media sehingga penonton mbludag dan banyak yang tidak kebagian tempat menyaksikan pertandingan biliar terbesar ini. Phelan menang dan oleh kalangan media dijuluki The billiard championship of the United States.

Meskipun Phelan dan Kavanagh tidak pernah bertemu di sebuah pertandingan, namun keduanya gencar memanfaatkan gelar juaranya untuk mempromosikan biliar, sekaligus promosi peralatan biliar bikinan mereka.

Ketika Phelan pensiun dari berbagai pertandingan di tahun 1863, Kavanagh masih terus memenangkan berbagai pertandingan hingga memperoleh gelar kehormatan sebagai juara biliar sejati Di tahun 1865 Phelan membentuk The American Billiard Players Association.

Tak ketinggalan, di tahun 1866 Kavanagh membentuk organisasi serupa, The National American Billiards Association. Persaingan kedua juara dan organisasinya ini berakhir ketika Phelan meniggal di tahun 1871.

Sejarah Biliar Di Indonesia

Sejarah perkembangan olahraga biliar di Indonesia pertama kali muncul dari kalangan masyarakat lapisan bawah. Masyarakat tersebut sebagian besar merupakan orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan (pengganguran bahkan pekerja kasar) dan lokasi tempat bermainnya identik dengan tempat-tempat kumuh, sehingga pandangan negatif melekat pada olahraga itu.

Hal ini sangat berbeda dengan asal perjalanan biliar yang ditemukan abad ke 15 di Eropa Utara yang mengalami kemajuan pesat, sehingga menjadi kegiatan olahraga yang dilakukan oleh semua kalangan baik raja, presiden, pengusaha, dan anggota masyarakat lainnya.

Pada waktu Negara-negara Eropa melakukan penjajahan di daratan Asia, mereka (penjajah) membawa “kebiasaannya” tersebut yaitu bermain biliar ke lingkungan tempat mereka menjajah, diantaranya Indonesia, Philipina dan Negara Asia lainnya. Hal tersebut justru membuat olahraga biliar sangat popular di Asia sekarang ini dibandingkan di Negara-negara Eropa, bahkan para pemain-pemain professional biliar justru didominasi oleh orang-orang Asia.

Hal ini terlihat dari munculnya pemain –pemain Asia yang sering menjuarai pertandingan biliar bergengsi. Seperti Efren Reyes, Fransisco Bustamante (Philipina), Cho Fong Pang (Taiwan). Bahkan yang lebih hebat lagi, pada tahun 2005 juara dunia biliar bola 9 dan bola 8 yaitu Wu Chia Ching, bocah berumur 16 tahun dari Taiwan. Serta masih sangat banyak lagi pemain-pemain Asia yang menjadi juara dunia atau menjadi pemain professional.

Istilah-istilah Dalam Biliar

Berikut ini adalah daftar istilah biliar yang digunakan dalam cabang olahraga biliar atau pool dan snooker.

  • Above

Dalam snooker adalah posisi cue ball di atas object ball.

  • Back cut

Sebuah cut shot dimana bila sebuah garis ditarik dari cue ball ke rail secara siku-siku, object ball berada di luar garis itu.

  • Carom

Carom mulai digunakan pada tahun 1860-an dan merupakan singkatan dari carambola, yaitu bola merah yang digunakan dalam banyak permainan biliar.

  • The “D”

Sebuah setengah lingkaran dengan jari-jari 11-1/2″, ditarik di belakang baulk line, berpusat di tengah garis itu, dan menyerupai bentuk huruf “D”.

  • Extension

Alat mekanis untuk mencapai cue ball, biasanya ditambahkan di ujung butt. Extension digunakan dalam pool, namun lebih sering dalam snooker karena ukuran meja yang lebih besar.

  • Follow shot

Tembakan di mana cue ball dikenai di atas equator dengan topspin yang menyebabkan bola itu masih maju setelah menyentuh object ball.

  • Game ball

Bola yang diperlukan untuk memenangkan sebuah rack. Dalam snooker disebut frame ball.

  • Half-century

Dalam snooker, sebuah break dengan angka 50–99 (100 angka atau lebih disebut century).

  • Inning

Giliran seorang pemain, biasanya diakhiri dengan kegagalan memasukkan bola, sebuah foul, sebuah safety, atau kemenangan.

  • Jack up

Menaikkan ujung belakang cue dalam sebuah shot.

  • Kill shot

Tembakan yang dimaksudkan untuk “membunuh” kecepatan cue ball sebanyak mungkin setelah menyentuh object ball.

  • Leave

Posisi cue ball setelah sebuah tembakan.

  • Mechanical bridge

Sebuah batang khusus yang membantu mengarahkan cue stick. Biasanya hanya digunakan bila tembakan tidak dapat dicapai dengan hand bridge.

  • Natural

Dalam pocket biliar, tembakan mudah yang tidak memerlukan english atau topspin.

  • On the hill

Pemain yang hanya perlu memenangkan satu pertandingan lagi untuk menang.

  • Package

Permainan berturut-turut yang dimenangkan tanpa memberi kesempatan lawan bermain.

  • Rat in

Memasukkan bola dengan keberuntungan.

  • Sandbag

Bermain dengan menyembunyikan kemampuan sendiri, misalnya menggunakan lemonade stroke, secara sengaja kalah. Digunakan dalam hustling.

  • Tangent line

Garis khayal tegak lurus dari impact line antara cue ball dan object ball. Cue ball akan bergerak menurut garis ini setelah menyentuh object ball bila tidak diberi vertical spin.

  • Undercut

Menembak cue ball dengan cut angle terlalu kecil.

  • Wired

Bila dua bola hampir frozen dan terletak di dekat sebuah lubang sehingga bila salah satu disentuh maka bola kedua akan masuk tanpa kesulitan.

  • Yellow pocket

Dalam snooker, pocket yang paling dekat dengan yellow spot.

Peraturan Biliar

Peraturan Umum

Setiap pertandingan menggunakan sistem best of three. Untuk semifinal dan final menggunakan sistem best of five.
Menggunakan sistem break bergantian tiap pemain, untuk penentuan break pertama akan ditentukan lewat pengundian.
Ketika akan menembak, minimal satu kaki dari pemain harus tetap menyentuh lantai. Apabila tidak, dianggap foul.

  • Pada saat melakukan break, minimal harus ada 4 bola yang menyentuh ban (cushion), jika tidak, maka foul.
  • Setiap pemain tidak diperkenankan melakukan intimidasi terhadap pemain lawan.
  • Dilarang merokok saat permainan berlangsung.
  • Pemain yang tidak sedang dalam giliran memukul diharuskan duduk di tempat yang disediakan agar tidak mengganggu pemain yang sedang mendapat giliran memukul.
  • Jika pemain terlambat datang dengan toleransi keterlambatan 10 menit, maka pemain tersebut dinyatakan WO (walk over).
  • Jump shot diperbolehkan sesuai teknik yang benar (tidak boleh mencungkil dari bawah).

Peraturan 9-BALL

  • Bola yang digunakan bola yang digunakan adalah bola biliar yang bernomor 1 s.d 9 ditambah bola berwarna putih yang digunakan sebagai cue ball.
  • Susunan bola pada saat break bola bernomor 1 s.d 9 disusun berbentuk wajik (diamond). Posisi bola bernomor 1 di bagian atas wajik, sedangkan bola bernomor 9 diletakkan di tengah-tengah susunan bola. Dan bola lainnya ditempatkan secara acak.
  • Tujuan permainan pemain diharuskan untuk memasukkan bola secara berturut-turut dari angka 1 s.d 9.
  • Memasukkan bola dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan memukul bola bernomor paling kecil yang ada di atas meja, atau dengan mengkombinasikan bola sasaran dengan bola lain yang sekiranya dapat masuk ke dalam kantung meja.
  • Pelanggaran pemain dinyatakan melakukan pelanggaran apabila:
  1. Bola yang dipukul bukan merupakan bola paling kecil yang ada di meja.
  2. Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permainan.
  3. Bola putih masuk ke dalam lubang.
  4. Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan.
  5. Bola putih tidak menyentuh bola sasaran saat dipukul.
  6. Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban (cushion).
  7. Menaruh/meninggalkan stik di atas meja .
  8. Bila cue stick menyentuh cue ball lebih dari sekali dalam satu kesempatan memukul.
  9. Memukul bola ketika bola lain masih ada yang bergerak.

Ketentuan setelah pelanggaran

  1. Pemain berikutnya memiliki kesempatan untuk meletakkan bola putih dimana saja di dalam meja permainan (free ball).
  2. Apabila bola bernomor keluar dari meja, maupun masuk kedalam lubang karena pelanggaran, maka bola tersebut tidak dikembalikan ke atas meja pada foot spot.
  3. Bola bernomor 9 dikembalikan ke atas meja pada titik foot spot apabila keluar dari meja, maupun masuk ke dalam lubang karena pelanggaran. Apabila ada bola lain yang berada pada titik foot spot, maka bola bernomor 9 ditempatkan pada Long String terdekat dengan foot spot.
  • Push Out dapat dilakukan pemain setelah break (pemain yang melakukan break jika ada bola yang masuk maupun pemain lainnya jika tidak ada bola yang masuk saat break) dan bola putih terhalang oleh bola lain sehingga bola sasaran tidak terlihat (tidak bisa dipukul secara biasa), maka dapat melakukan Push Out.

Ketentuan Push Out

  1. Push Out hanya dilakukan 1 kali dalam permainan, yaitu setelah lawan melakukan Break.
  2. Sebelum melakukan Push Out, pemain harus memberitahukannya kepada lawan maupun wasit. Apabila pemain tidak memberitahukan kepada lawan maupun wasit, maka pukulan yang dilakukan dianggap pelanggaran.
  3. Dalam melakukan Push Out, pemain bebas memukul bola putih kearah mana saja, dan tidak dianggap foul.
  4. Setelah Push Out dilakukan, pemain lawan dapat memilih untuk menerima dan melakukan pukulan atau menyerahkan kembali ke pada pemain yang melakukan push out untuk memukul selanjutnya.
  • Pelanggaran 3x berturut-turut jika seseorang pemain melakukan pelanggaran 3x berturut-turut dalam satu game, maka dinyatakan kalah pada game tersebut. Wasit harus memberikan peringatan kepada pemain yang telah melakukan pelanggaran 2x berturut (jika lupa maka lawan berhak mengingatkan wasit).

Pemenang Pemain dinyatakan menang, apabila:

  1. Memasukkan bola bernomor 9 ke dalam lubang meja secara sah.
  2. Pemain lawan melakukan pelanggaran 3 kali berturut-turut.
  • Setelah cue ball menyentuh object ball, salah satu bola harus ada yang menyentuh cushion.

Peraturan 8-BALL

  • Bola biliar dibagi 2 yaitu bola solid (1-7) dan bola stripes (9-15). Bola 8 adalah bola yang terakhir dimasukkan.
  • Setelah break dilakukan oleh salah satu pemain, jika ada bola yang masuk maka tim yang melakukan break boleh menembak bola lagi. Jika tidak, maka tim lawan yang menembak. Bola yang masuk saat break tidak dihitung (pemain harus memilih bola mana yang akan dimasukkan).
  • Pemain yang menembak setelah break, bisa memilih bola solid/stripes, dengan cara memasukkan bola solid/stripes. Misalnya, jika dia memasukkan bola 1 maka untuk selanjutnya dia harus memasukkan bola 2-7. Jika dia memasukan bola 10, maka selanjutnya dia harus memasukkan bola 9-15. Apabila bola stripe dan solid masuk bersamaan, maka pemain masih bebas memilih bola mana yang akan dimasukkan.
  • Apabila bola-8 masuk / keluar meja pada saat break, pemain dapat memilih antara mengulang kembali break (bola ditata ulang), atau menaruh bola 8 pada foot spot dan melanjutkan permainan.

Pelanggaran (foul):

  1. Bola yang dipukul bukan merupakan bola miliknya.
  2. Memukul bola 8 padahal bolanya belum habis.
  3. Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban (cushion).
  4. Bola putih masuk lubang.
  5. Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permainan.
  6. Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan.
  7. Bila cue stick menyentuh cue ball lebih dari sekali dalam satu kesempatan memukul.
  8. Memukul bola ketika bola lain masih ada yang bergerak.
  • Setelah terjadi pelanggaran, maka tim lawan berhak mendapatkan Free ball.
  • Apabila pemain secara tidak sengaja memasukkan bola yang bukan miliknya (bola lawan), maka pada saat itu juga ganti giliran. (posisi bola putih tidak berubah).
  • Pemain yang secara tidak sengaja memasukkan bola 8 sebelum bola-bolanya habis dianggap kalah.
  • Setelah memasukkan seluruh bola, maka bola 8 harus dimasukkan ke salah satu dari 6 lubang yang ada. Pemain yang akan menembak bola 8, harus memilih salah satu lubang. Jika bola 8 masuk ke lubang yang salah maka pemain itu dianggap kalah.

Sebuah pemain dinyatakan menang apabila :

  1. Memasukkan bola 8 pada lubang yang ditunjuknya setelah seluruh bolanya habis.
  2. Pemain lawan memasukkan bola 8 padahal bolanya belum habis.
  3. Pemain lawan memasukkan bola 8 ke lubang yang salah.
  4. Pemain lawan melakukan foul pada saat memasukkan bola 8 (contoh : ketika menembak bola 8,masuk, tapi bola putih juga masuk lubang, maka tim lawannya dinyatakan menang).
  5. Pemain lawan menembak dan mengakibatkan keluarnya bola 8 dari meja.
  • Setelah cue ball menyentuh object ball, salah satu bola harus ada yang menyentuh cushion.
  • Apabila pemain yang sedang memukul memasukan bola dan bola lawan juga masuk , maka pemain tersebut mendapat giliran memukul lagi.

Teknik Dasar Bermain Biliar

Dalam permainan bola biliar ada beberapa jenis pukulan dasar yaitu;

Stop Shoot, Stop Stroke atau Stop ball

Stop Shoot merupakan jenis pukulan termudah dalam permainan biliar. Titik pukul stik dilakukan tepat di tengah-tengah bola putih (Cue Ball). Efek yang dilakukan adalah, bola akan berhenti di tempat, jika dipukul sejajar dengan bola sasaran, atau minimal bergerak seminimal mungkin setelah membentur bola sasaran. Jika pukulan tidak dilakukan secara sejajar, laju bola tidak akan berjalan terlalu cepat atau terlalu lambat.

Situasi Stop Shoot yang sempurna bisa terjadi apabila bola putih, bola sasaran dan lubang yang dituju berada pada suatu garis lurus.

Draw Shoot (nge-track)

Teknik ini dilakukan dengan cara memukul bola putih sedikit di bawah titik tengah, secara polos dipukul pada titik jam 6. Efek dari pukulan ini adalah bola akan berjalan mundur setelah terkena bola sasaran. Ini terjadi jika bola sasaran dipukul secara sejajar. Sedangkan jika tidak sejajar, sudut pantul bola akan lebih lebar.

Pukulan ini relatif sulit bagi pemula, namun biasanya setelah mencoba dan mempraktekkan tehnik yang benar maka pukulan ini tidaklah begitu sulit. Mungkin biasanya kesulitan akan timbul bila melakukan pukulan draw shot dalam jarak yang sangat jauh.

Follow Shoot atau Follow Stroke

Follow Shoot adalah sebuah pukulan yang tujuannya untuk membuat cueball bergerak maju setelah mengenai bola sasaran. Teknik bola ini dilakukan dengan cara memukul bola putih sedikit di atas garis tengah. Efek yang terjadi adalah apabila bola sasaran dipukul secara sejajar, bola putih akan berjalan maju. Sedangkan jika tidak sejajar, bola putih akan memiliki sudut pantul yang lebih sempit, serta memiliki laju yang lebih cepat.

Pemula biasanya suka dengan pukulan ini, bahkan seringkali melakukannya tanpa sadar ketika bermain karena jenis pukulan ini bisa dipraktekkan oleh siapa saja, bahkan untuk para pemain yang baru pertama kali bermain sekalipun.

Spin Shoot atau Spin Stroke

Pukulan dalam teknik bermain biliar ini dilakukan dengan cara memukul bola sedikit di kiri atau kanan titik tengah bola putih. Efek yang ditimbulkan dari jenis pukulan ini adalah, laju bola akan bergerak ke arah yang tidak terduga setelah terkena bola sasaran atau pun memantul ke tepi meja.

English

English adalah istilah untuk memukul bola dengan menggunakan efek. Pukulan ini memungkinkan bola bergerak tidak sesuai dengan rutenya. Jika menggunakan English maka hukum sudut datang sama dengan sudut pantul bisa saja tidak berlaku lagi, karena dengan english, lajur bola putih dimanipulasi sedemikian rupa oleh player untuk mendapatkan posisi yang baik untuk pukulan selanjutnya.

Jumpshot

Jumpshot adalah tehnik untuk membuat bola putih melompat untuk menghindari bola yang menghalangi jalur cueball dengan bola sasaran. Dilakukan dengan cue (stick) khusus dengan cara menekan bola putih dari atas sehingga bola menekan laken dan mengakibatkan bola bereaksi bergerak keatas.

Pukulan yang biasanya jarang dilakukan kecuali sangat terpaksa atau ada peluang untuk memaksa bola sasaran masuk dengan menggunakan jumpshot.

Masse

Membuat bola putih bergerak melengkung. Biasanya digunakan ketika bola sasaran terhalangi oleh bola lain. Sisanya adalah variasi dari pukulan-pukulan diatas. Sebuah bola jika dipukul pada titik yang sama namun dengan cara pukul yang berbeda maka akan menghasilkan jenis pukulan yang berbeda pula.

Berikut Teknik Bermain Olahraga Biliar:

1. Perhatikan Posisi Tangan

Cara ini digunakan bagi anda yang menggunakan tangan kanan :

  • Kondisi tangan kanan lemas tapi upayakan menggenggam handlle area stick biliar dengan posisi nyaman.
  • Posisi tangan menyiku menahan dan menggenggam stick biliar
  • Posisi kepalan harus lurus dengan pangkal lengan
  • Lengan tangan jangan sampai turun atau goyang pada saat mendorong bola
  • Ayunan tangan jangan terlalu panjang dan menegang pada saat mendorong bola.Lakukan dengan rileks.

Cara ini digunakan bagi anda yang kidal/tangan kiri :

  • Posisi tangan kiri jangan terlalu jauh dengan bola putih
  • Posisi telapak tangan menapak sempurna ke meja dan punggung tangan menegang
  • Tahan stick jangan sampai goyang atau melesat dari tumpuan tangan
  • Jangan terburu melepaskan stick dari tangan setelah mendorong bola.

2. Perhatikan Posisi Kaki

  • Posisi kaki meregang kira-kira sebahu
  • Pusatkan berat badan ke pinggul bagian kiri
  • Posisi punggung kaki menghadap kedepan lurus
  • Kedua kaki membentuk kuda-kuda depan

3. Perhatikan Posisi Badan

  • Posisi punggung badan tegak lurus
  • Posisi badan menyesuaikan dengan kedataran stick
  • Posisi dagu dekat sejajar dengan stick
  • Posisi badan saat mendorong bola tidak boleh bergerak kecuali tangan kanan yang mengayub stick biliar
  • Setelah mendorong bola posisi badan tetap diam sebentar

4. Perhatikan Posisi Stick

  • Upayakan posisi stick datar sejajar dengan meja biliar
  • Upayakan arah stick biliar selalu stabil saat mendorong bola
  • Hentikan ayunan stick biliar setengah jengkal dari jarak bola putih setelah pukulan dilakukan
  • Upayakan stick tetap lurus sesuai dengan titik sasaran bola putih pada sat mendorong bola
  • Setelah melalukan pukulan ,stick biliar wajib dihentikan diposisi akhir jangan langsung anda tarik seketika

5. Perhatikan Posisi Lengan dan Stick Biliar

  • Upayakan mengayun lengan agar posisi stick lurus dan stabil pada saat bergerak maju mundur
  • Lakukan ayunan lengan secara berirama sampai sekiranya stick biliar terasa pas dan tepat pada sasaran.
  • Upayakan lakukan ayunan dengan tempo lambat dengan penuh konsentrasi
  • Jarak ayunan jangan terlalu jauh dari bola putih
  • Ayunkan stick biliar minimal 3 kali
  • Hentikan ayunan sebentar dideket bola putih setelah mengayun untuk mengukur atau mencari posisi tembak yang sempurna.
  • Saat mendorong bola jangan terlalu kencang dan lakukan dengan penuh keyakinan
  • Batasi ayunan hanya sampai posisi tangan kanan siku-siku 90 derajat

6. Perhatikan Saat Melakukan Pukulan atau Dorongan

  • Upayakan saat mengayun stick berhenti sejenak didekat bola,lalu tarik mundur stick sedikit kemudian dorong kedepan sampai mengenai cue ball
  • Upayakan tidak ada hentakan atau kejutan pada saat mendorong bola
  • Posisi stick harus tepat tidak boleh meleset dari cue ball
  • Gunakan daya sentuhan yang baik ketika ujung stick bertemu dengan cue ball
  • Lakukan dorongan pada bola dengan penuh konsentrasi dan keyakinan.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian dan sejarah biliar. Nah, jika kamu ingin menjadi pebiliar profesional, kamu bisa ikuti dengan cara mengikuti teknik yang diatas. Semoga setelah membaca artikel diatas dapat menambah wawasan kita ya. Selamat membaca.