Ada Yang Tau Apa Itu SHAREit? Jika Belum Tau, Mari Pelajari Selengkapnya

posted in: teknologi | 0

Di zaman era modern seperti yang sekarang ini, orang-orang banyak yang bingung dengan bagaimana cara mengirim file dari satu perangkat ke perangkat yang lain. Kalau zaman dulu, orang-orang mengirim data dengan menggunakan sinar infra red. Semakin berkembangnya teknologi, sinar infra red sudah jarang bahkan tidak pernah lagi dipergunakan oleh orang-orang untuk mengirim file.

Yang di klaim sinar infra red sebagai media transfer data dinyatakan lebih lambat, repot dan berbahaya untuk mata dibandingkan dengan Bluetooth. Dan sekarang ini, kebanyakan orang-orang sudah beranjak mengirim file dengan menggunakan bluetooth yang di klaim lebih cepat dibandingkan aplikasi-aplikasi transfer data lainnya.

Tetapi semakin berkembangnya lagi teknologi IT seperti yang sekarang ini, orang juga sudah banyak yang beralih menggunakan aplikasi pengirim file tanpa menggunakan bluetooth. Contohnya seperti aplikasi Zapya, Xender, Send Anywhere, dan lain-lain. Aplikasi-aplikasi tersebut lebih banyak di gunakan di karenakan efektif lebih cepat dan murah di bandingkan dengan bluetooth.

Di karenakan aplikasi tersebut di kirim melaui Wi-fi yang efektif lebih cepat. Mungkin banyak yang bertanya, kenapa tidak transfer file lewat cloud aja? Jawabannya cukup sederhana, karena layanan cloud menggunakan koneksi internet. Sedangkan melalui wifi, bisa dilakukan secara lokal antar perangkat, tanpa perlu mengunggah menggunakan koneksi internet.

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang salah satu aplikasi pengirim file yang tanpa menggunakan koneksi internet yaitu SHAREit. Pastinya sudah banyak yang tau tentang aplikasi yang satu ini. Yang di klaim lebih mudah, cepat, dan tanpa menggunakan koneksi internet. Untuk mengetahui selengkapnya tentang aplikasi yang satu ini, mari baca dan simak bersama-sama.

Apa Itu Aplikasi SHAREit?

Jika kalian membutuhkan cara yang cepat untuk mentransfer sebuah file yang ada di Android Anda, maka cobalah mulai sekarang menggunakan aplikasi SHAREit. SHAREit merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengirim atau berbagi file yang ada di handphone Anda dengan memanfaatkan Wi-Fi lokal (tanpa koneksi data internet). Adapun contoh file-file yang bisa di kirim melalui aplikasi yang satu ini yaitu game, aplikasi, video, musik, dan juga file lainnya. Yang di nyatakan cara kerjanya 10 kali lebih cepat di bandingkan bluetooth.

Selain itu, aplikasi SHAREit ini juga tersedia untuk program handphone i-Phone, program windows, dan lainnya. Sehingga Anda bisa mengirim ataupun berbagi sebuah file secara lintas platform. Untuk mengirim ataupun berbagi file antara perangkat yang satu ke perangkat yang lain, maka masing-masing perangkat harus sudah ada terinstal aplikasi yang satu ini.

Ketika mentrasfer atau berbagi data yang berbeda device menjadi sebuah kebutuhan, yang menjadi bantuan aplikasi pada alat HP Android kalian menjadi solusi termudah. Selain lebih praktis, kamu juga tidak perlu repot-repot berurusan dengan kabel untuk menghubungkannya ke PC.

Aplikasi yang di rilis pada tahun 2012 ini cukup membantu dalam pengiriman dokumen, gambar, musik, maupun video dengan sangat cepat, bahkan kecepatan aplikasi ini sangat menakjubkan berkat dukungan Wi-Fi. Untuk menginstal aplikasi SHAREit ini, perangkat kalian harus berbasis Windows, Windows Phone, iOS, dan Android baru kalian bisa menginstall aplikasi serbaguna ini.

Di Google Play Store sendiri, aplikasi SHAREit sudah di install sebanyak lebih dari 100 juta kali dan mendapatkan rating 4,5 bintang. Hal ini telah terbukti bahwa SHAREit merupakan aplikasi yang benar-benar sangat bermanfaat. Aplikasi tersebut banyak digunakan karna cara menggunakannya yang sangat mudah.

Bagaimana Cara Menggunakan Aplikasi SHAREit?

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk mengirim atau berbagi file dengan menggunakan aplikasi SHAREit, yaitu pengirim dan penerima harus sama-sama sudah terinstal aplikasi SHAREit tersebut di perangkat masing-masing. Tidak hanya itu, masing-masing perangkat juga harus tersambung dengan Wi-Fi supaya lebih cepat dan lebih murah. Berikut di bawah ini cara menggunakan aplikasi SHAREit:

  • Jika belum ada aplikasi SHAREit di perangkat kalian, maka kalian harus mendownload terlebih dahulu aplikasi SHAREit di perangkat kalian.
  • Selanjutnya, jika kamu sebagai pengirim, maka pilih Send atau Kirim.
  • Kemudian pilih aplikasi, foto, vidio, musik, dan file lainnya yang akan kamu kirim. Jika sudah, klik send atau kirim.
  • Jika kamu sebagai penerima, maka klik Receive atau Penerima
  • Maka akan muncul profil si penerima di layar si pengirim. Untuk mulai mengirim, kalian harus meng- klik profil si penerima tersebut.
  • Berikut ini hasil file yang sudah terkirim melalui SHAREit

Keunggulan Dan Kekurangan Dari Aplikasi SHAREit

1) Keunggulan Aplikasi SHAREit

Yang membuat aplikasi ini menjadi terkenal dan banyak digunakan, di karenakan aplikasi ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan terhadap teknologi yang di miliki oleh aplikasi tersebut. Jika kalian ingin tau apa saja kelebihan dan kekurangan dari aplikasi SHAREit ini, mari simak dan baca!

  • Transfer File Lebih Cepat

Di zaman serba cepat seperti sekarang ini, kita tentu memerlukan sebuah fasilitas yang di gunakan untuk mengirim dan menerima file dengan cepat. SHAREit merupakan pilihan yang tepat, di karenakan aplikasi ini mampu mentransfer file 200 kali lebih cepat di bandingkan dengan Bluetooth maupun NFC. Namun, kecepatan transfer file menggunakan SHAREit juga tergantung pada ukuran file yang akan Anda kirimkan.

  • Tanpa Membutuhkan Koneksi Data Internet

Kuota internet habis, tetapi Anda tetap harus mengirim file? Tak masalah karena berbagi atau mengirim dengan menggunakan aplikasi SHAREit tidak membutuhkan konektivitas data internet. Anda hanya perlu memastikan bahwa kedua perangkat sudah tersambung dengan konektivitas Wi-Fi. Khusus untuk iPhone, perangkat lainnya harus berada dalam jaringan Wi-Fi (SSID) yang sama dengan iPhone tersebut.

  • Kompatibel Terhadap Semua Jenis File

Apapun jenis file yang ingin Anda kirimkan, baik itu berbentuk gambar, musik, video, dokumen, aplikasi, sampai dengan kontak telepon, SHAREit bisa mengirimkan semua jenis file tersebut. Namun, pastikan perangkat penerima sudah bisa membaca format file yang Anda kirimkan.

  • Bisa Mengirim File Ke Banyak Perangkat

Sulit menemukan aplikasi yang dapat mengirim file sekaligus ke beberapa perangkat? Kini SHAREit mampu mengirimkan file ke 5 perangkat hanya dalam satu kali pengiriman saja. Anda hanya perlu memastikan bahwa semua perangkat penerima file sudah menginstall aplikasi SHAREit.

  • Tidak Terbatas (Unlimited)

Salah satu keunggulan lainnya yang sangat di minati oleh pengguna aplikasi SHAREit yaitu tidak ada batasannya menerima file yang sudah di kirim. Baik itu sebanyak puluhan maupun ribuan, SHAREit sanggup melakukkan transfering kepada pengguna lain untuk melakukan pengiriman file. Yang di lakukan secara bergantian.

Beberapa fitur-fitur unggulan dari aplikasi SHAREit antara lain:

  1. Share berbagai file dengan mudah
  2. Kecepatannya 200 kali lebih cepat dari Bluetooth
  3. Tanpa memakai USB, Data dan internet
  4. Support untuk Android, iOS, Windows Phone, Windows dan Mac
  5. Mudah di gunakan

2) Kekurangan Dari Penggunaan Aplikasi SHAREit

Jika sebelumnya sudah di jelaskan mengenai keunggulan dari aplikasi SHAREit ini, maka selanjutnya kita akan uraikan juga beberapa kekurangan dari penggunaan aplikasi SHAREit. Berikut di bawah ini beberapa penjelasannya.

  • Tidak Bisa Di Gunakan Dengan Jarak Jauh

Bagi kalian yang sudah sering menggunakan aplikasi pengirim file tersebut, maka kalian sudah tau salah satu kelemahan dari aplikasi yang satu ini. Yakni penggunaannya yang tidak bisa digunakan jarak jauh layaknya seperti E-mail, Fax, SMS, dan teknologi pengirim lainnya. Di karenakan Wi-fi sebagai salah satu alat pemancar yang digunakan untuk melakukan transfering dan mempunyai batasan jarak jauh agar tetap terhubung dengan perangkat si penerima.

  • Iklan-Iklan Yang Menggangu

Yang sering membuat risih dan kesal bagi pengguna aplikasi pengirim yang satu ini adalah karena munculnya iklan-iklan menggangu yang muncul di dalamnya. Walaupun kita tau bahwa iklan-iklan tersebut muncul di karenakan menjadi salah satu pemasok keuangan dari aplikasi ini.

  • Rentan Akan Virus

Salah satu faktor yang membuat pengguna malas menginstall aplikasi SHAREit ini, di karenakan rentannya aplikasi tersebu dari virus. Kebanyakan orang-orang berpendapat bahwa aplikasi SHAREit ini tidak terjamin pemakaiannya di karenakan aplikasi ini memiliki banyak celah yang membuat oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk menyelipkan virus bahkan bisa memanipulasi data terhadap file dan informasi yang di kirim.

Permasalah Umum Saat Memakai SHAREit

Ketika kita menggunakan aplikasi SHAREit, memang di temukan beberapa masalah ketika menggunakan aplikasi tersebut. Beberapa masalah umum yang sering di alami oleh pengguna SHAREit seperti di beberapa perangkat iPhone, Android, maupun PC.

  • Bagaimana cara mengatasi permasalahan antara SHAREit dan Access Connection?

Anda harus menginstall program Access Connections pada komputer Anda dan membuat profil Best Available Networks. Jika adaptor nirkabel tidak di letakkan di bagian atas daftar adapter jaringan dalam pengaturan profil maka SHAREit tidak bisa bekerja dengan benar.

  • Mengapa file musik dan video yang sudah di kirim tidak dapat di putar di perangkat penerima?

Pastikan terlebih dahulu bahwa perangkat penerima file sudah kompatibel untuk membaca format musik dan video tersebut. Anda juga perlu mengecek apakah media player di ponsel tersebut sudah mendukung format file yang di terima.

  • Mengapa tidak bisa menemukan perangkat penerima?

Pertama, buka SHAREit yang di perangkat penerima dan kemudian pastikan sudah menekan tombol “Receive” atau “Terima”. Lalu nyalakan koneksi Wi-Fi, pastikan perangkat penerima sudah terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama dengan perangkat pengirim.

  • Mengapa SHAREit lambat dalam mentransfer file?

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan transfer SHAREit, seperti koneksi Wi-Fi yang lambat, jarak antara dua perangkat, dan kecepatan perangkat dalam membaca memori.

Nah, sekian artikel dari saya mengenai aplikasi pengirim dan penerima dari SHAREit. Semoga bermanfaat bagi kalian yang membaca dan menggunakannya. Thank’s..

“Seismometer”, Alat Pengukur Getaran Saat Terjadi Gempa Bumi

posted in: teknologi | 0

Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata “bencana alam”? Pastinya hal-hal yang membuat kalian takut akan kejadiannya. Seperti apapun bentuk bencana alam yang terjadi, pastinya semua orang tidak menginginkannya. Tetapi kita juga tidak bisa memastikan kejadian itu kapan terjadi. Karena apabila bencana alam itu terjadi, maka akan timbul masalah yang membuat kita menjadi suntuk bahkan stres.

Contohnya saja seperti kehilangan dan kerusakan yang sering terjadi. Harta benda bahkan nyawa sekalipun terpaksa harus di relakan dan itu semua bukan masalah yang mudah. Kita sebagai manusia yang tinggal di dunia, pastinya tidak ada yang tau kapan bencana alam itu terjadi. Sebagai manusia pun kita hanya bisa berdoa dan mencegah supaya bencana alam itu tidak terjadi.

Jika melihat berita di televisi, gempa bumilah yang menjadi salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai belahan dunia. Nah, ngomong-ngomong soal gempa bumi, apa yang kalian pikirkan ketika mendengar bencana alam yang satu ini bila terjadi? Ya, besaran guncangan atau kekuatan yang terjadi akibat pergeseran lempeng bumi yang dinamai dengan skala ritcher.

Bicara masalah skala ritcher, ada yang tau gak bagaimana orang BMKG bisa tau besar guncangan atau kekuatan yang terjadi pada saat gempa? Orang-orang BMKG itu bisa tau karna mereka menggunakan alat ukur yang namanya “Seismometer”. Ada yang tau gak apa itu Seismometer? Kalau kalian tidak tau apa itu alat Seismometer, jangan khawatir. Karna pada artikel kali ini, kita akan membahas selengkapnya tentang alat ini. Kalau kalian ingin tau, mari kita liat selengkapnya.

Apa Itu Seismometer?

Pada pertengahan abad ke-18, gempa bumi di ukur dengan alat yang bernama Seismokop. Seismokop merupakan peralatan perekam gempa paling sederhana. Seismokop terdiri dari sebuah alat sederhana yang berisikan air biasa ataupun air raksa. Apabila terjadi gempa, maka cairan tersebut akan bergerak naik-turun akibat getaran gempa yang terjadi.

Seiring dengan berjalannya waktu, pengetahuan semakin berkembang pada tahun 1920 yakni ketika dua ilmuwan Amerika mengembangkan alat yang disebut Wood-Anderson seismograf. Alat ini lebih sensitif di bandingkan seismograf yang ada pada masa itu. Dan pada masa itu juga alat ini langsung banyak di gunakan oleh pengamat gempa bumi di seluruh dunia.

Awal kisah, istilah kata dari Seismometer yang berasal dari gabungan dua kata Yunani, yaitu Seismos dan metero. Seismos sendiri memiliki arti gempa bumi, sedangkan metero yang berarti mengukur. Dari gabungan kedua kata tersebut dapat disimpulkan bahwa arti kata dari Seismometer adalah alat pengukur gempa bumi. Ada istilah lain yang menyebutkan bahwa alat ini sebagai alat sensor pendeteksi gempa yang dinamai Seismograf. Hasil deteksi yang di dapat dari alat ini disebut dengan Seismogram.

Seismometer merupakan alat elekrtonik modern yang mengukur gerakan tanah, termasuk gelombang seismik yang di hasilkan dari gempa bumi, letusan gunung berapi, dan berbagai bencana alam lainnya. Hasil deteksi dari gelombang seismik memungkinkan ahli gempa untuk mendetailkan bagian dalam dari bumi. Alat modern yang satu ini menggunakan sensor elektronik, amplifier, dan alat perekam. Sebagian besar bagian internal dari alat ini berisi berbagai frekuensi.

Saat pertama kali di buat, seismometer memakai alat optik atau hubungan mekanis yang berguna untuk menyeimbangkan getaran, kemudian mencatatnya dalam kertas. Semakin berkembangnya jaman moderen seperti sekarang, seismometer memakai perangkat listrik. Yang dimana elektro magnetik yang digunakan sebagai alat untuk mengukur dan kemudian mencatatnya dalam bentuk digital.

Pengamat gempa bumi biasanya memakai 3 alat ukur untuk mengukur getaran di bumi. Fungsi dari ketiga alat ukur tersebut berfungsi untuk mengukur getaran dari segala arah. 3 arah alat ukur tersebut adalah utara – selatan (y- axis), timur – barat (x- axis), dan vertikal (z- axis). Awal di perkenalkannya alat ini pertama kali pada tahun 132 SM oleh matematikawan dari Dinasti Han yang bernama Chang Heng. Dengan alat ini orang pada masa tersebut bisa menentukan dari arah mana gempa bumi terjadi.

Dengan berkembangnya teknologi ini, maka kemampuan dari seismometer dapat ditingkatkan. Sehingga bisa merekam / mendeteksi getaran dalam jangkauan frekuensi yang cukup luas. Alat seperti ini disebut seismometer broadband. Jika seorang ilmuwan hanya memakai satu alat ukur, maka gerakan tersebut berupa gerakan vertikal. Sedangkan gerakan horizontal bertipe ke segala arah, oleh karena itu minimal memakai 2 alat ukur.

Sejarah Perkembangan Seismometer

Ada beberapa tahap perkembangan seismometer yakni mulai dari pertama kali ditemukan sampai dengan seismometer yang digunakan saat ini. Berikut di bawah ini beberapa tahap perkembangan dari alat pengukur gempa yang dinamakan dengan Seismometer.

Seorang ilmuwan yang pertama kali menemukan seismometer adalah Zhang Heng. Ia hidup pada zaman Dinasti Han bagian dari Timur Cina. Beliau merupakan seorang matematikawan dan astronom yang di klaim pertama kali menemukan seismometer itu. Ia berfikir untuk membuat alat pendeteksi gempa di karenakan wilayah Luoyang daerah tempat beliau tinggal sering mengalami gempa bumi. Setidaknya pernah terjadi 30 kali gempa bumi dalam 50 tahun.

Zaman dahulu, fenomena gempa bumi pastinya sangat membuat banyak masyarakat ketakutan. Zhang Heng kemudian meneliti kejadian tersebut dan membuat alat yang dapat memprediksi kapan akan terjadi gempa. Bentuk dari seismometer saat itu seperti sebuah guci dengan hiasan bodynya ada ornamen berbentuk naga yang terhubung pada batang tembaga yang menghadap ke delapan arah mata angin. Berikut adalah cara kerjanya :

  1. Ketika terjadi getaran gempa, batang dari tembaga akan menggerakan ornamen naga tersebut.
  2. Kemudian, butiran tembaga yang berada pada mulut naga akan di keluarkan.
  3. Butiran tembaga tersebut akan menuju ke ornamen katak yang berada di bawah ornamen naga.
  4. Butiran tembaga yang di tangkap oleh ornamen katak itulah yang menjadi penanda dimana lokasi titik gempa. Misalnya, butiran tembaga menuju ke ornamen katak yang condong ke arah barat, maka titik pusat gempa berada di bagian barat dari seismometer tersebut.

Perkembangan Seismometer di Eropa dan Amerika

Berabad- abad setelah di temukannya seismometer pertama tersebut, seorang ilmuwan berkebangsaan Italia bernama Luigi Palmieri membuat seismometer dengan menggunakan merkuri. Ia membuat tabung berbentuk huruf U dan kemudian menuangkan merkuri ke dalamnya. Tabung- tabung itu lalu di susun di delapan arah mata angin.

Beberapa puluh tahun setelah itu, seorang ahli geologi dari Inggris yang bernama John Milne menemukan seismometer modern. Seismometer ini bisa mencatat gempa horizontal yang terjadi di sepanjang lempeng tektonik. Pada pertengahan abad 19, seismometer modern tersebut di kembangkan lagi di Amerika yang kemudian menjadi seismometer Press Ewing. Seismometer inilah yang kemudian digunakan di berbagai belahan benua di dunia.

Macam-Macam Seismometer

Ada berbagai macam seismometer, berdasarkan fungsinya seismometer di kelompokkan menjadi 2 yakni seismometer horizontal dan vertikal. Masing- masing seismometer bertugas untuk mencatat gempa dengan arah mendatar dan vertikal. Di Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) biasanya memasang kedua jenis seismometer ini dengan susunan satu seismometer horizontal dan dua pasang seismometer vertikal.

Pemasangan tersebut bertujuan untuk memprediksi dari arah sebelah mana gempa bumi terjadi gempa. Seismometer juga dapat mengetahui letak pusat gempa yang terjadi di bawah permukaan bumi. Lokasi titik pada permukaan bumi yang terletak tegak lurus di atas pusat gempa yang ada di dalam bumi juga dapat di ketahui dengan menggunakan seismometer. Selain kedua jenis seismometer tersebut, ada lagi jenis seismometer yang lain, yaitu :

  • Seismometer mekanik

Seismometer merupakan alat ukur mekanik yang sudah bisa mencatat gempa horizontal maupun gempa vertikal. Gempa horizontal di catat pada arah selatan atau utara, sedangkan gempa vertikal di rekam pada posisi barat atau timur.

  • Seismometer digital

Seismometer digital lebih memudahkan para pengamat gempa. Alat ini sudah di lengkapi teknologi mutahir seperti teknologi elektromagnetik dan spelgavanomeer. Data yang telah di rekam oleh seismometer digital bisa langsung di transfer dengan cepat dan mudah. Selain itu, alat ini juga di lengkapi dengan layar atau display panel.

  • Teleseismometer

Seismometer ini di buat dengan rentang frekuensi yang luas. Produsennya adalah Guralp Systems Ltd yang merupakan bagian dari Monterey Accelerated Research System. Alat ini dapat mengukur kecepatan pergerakan tanah dengan sangat baik.

  • Seismometer strong motion

Jenis seismometer yang satu ini lebih di kenal dengan sebutan akselerograf. Seismometer ini dapat memberikan keberadaan posisi gempa dengan cepat. Seismometer strong motion tidak terlalu sensitif. Sesuai dengan namanya, seismometer ini dapat mendeteksi gerakan atau getaran yang sangat kuat. Data yang di peroleh dari akselerograf berguna untuk mengetahui dampak gempa bumi terhadap struktur bangunan yang ada di sekitar daerah gempa terjadi.

Cara Kerja Dari Seismometer

Seismometer merupakan alat untuk mengukur getaran bumi. Getaran bumi memiliki dua macam bentuk, yaitu getaran vertikal dan getaran horizontal. Setiap getaran memiliki karakter yang berbeda, oleh karena itu alat yang di pakai juga berbeda. Terdapat dua macam seismometer, yaitu seismometer untuk mengukur getaran vertikal dan seismometer untuk mengukur getaran horizontal.

Pada seismometer sederhana, dalam mengukur menggunakan bantuan bandul yang bergantung pada seutas tali. Setiap bandul yang bergantung pada seutas tali di pasang dengan cara yang berbeda tergantung pada getaran gempa tersebut. Berikut di bawah ini beberapa pembagian dari cara kerja seismometer:

1) Getaran Horizontal

Untuk mengukur getaran horizontal, membutuhkan bandul yang bergantung pada seutas tali dengan posisi yang horizontal. Bandul yang bergantung pada seutas tali dengan posisi horizontal adalah bandul yang akan bergerak ke kanan dan kiri yang berfungsi untuk mengukur getaran dari gempa bumi. Di bawah bandul yang bergantung pada seutas tali tersebut, terdapat pena yang berfungsi untuk mencatat hasil pengukuran dari seismometer ini. Akan tetapi, alat seismometer sederhana ini tidak mampu mengukur getaran yang memiliki frekuansi rendah.

Sehingga alat ini tidak dapat mengukur dan mencatat getaran dari gempa bumi dengan sekala yang rendah. Oleh karena itu, seismometer yang sederhana ini di modifikasi dengan memakai inverted pendulum. Inverted pendulum adalah bandul yang bergantung pada seutas tali yang di pasang pada sebuah pegas. Pada saat terjadi getaran, pegas akan meredam getaran, sehingga pendulum dapat mengukur getaran dengan frekuensi yang kecil.

2) Getaran Vertikal

Untuk mengukur gerakan vertikal, maka di butuhkan beban. Selain itu membutukan pegas dan jarum yang nantinya akan berfungsi untuk menunjukkan skala. Cara kerjanya adalah beban di gantung pada sebuah pegas, dengan posisi pegas lainnya di gantung di tempat lain. Saat terjadi getaran dengan posisi vertikal, pegas akan memanjang dan memendek.

Saat pegas memanjang dan memendek, fungsi dari beban adalah untuk mempertahankan pegas dalam keadaan inersia. Inersia adalah kelebaman akibat pegas yang bergerak, yang dimana pegas akan bergerak naik dan turun sesuai getaran yang di rasakan. Saat pegas bergerak naik dan turun, jarum pada alat seismometer ini akan bergerak dan menunjukkan pada skala yang telah di sediakan.

Semakin maju teknologi, seismometer mengalami banyak perubahan dan peningkatan. Seismometer digital yang di pakai sekarang, mampu mengukur getaran hingga frekuensi yang tidak akan mampu di rasakan oleh manusia. Selain itu, seismometer modren, mampu mencatat getaran horizontal maupun vertikal sekaligus. Sehingga alat ini tidak membutuhkan dua seismometer untuk mengukur dua getaran yang terjadi di bumi.

Skala Pada Seismometer

Seismometer merupakan alat ukur yang bekerja ketika terjadi pada saat gempa. Alat ini membutuhkan skala untuk mengukur tingkat dan besar getaran yang di hasilkan dari gempa bumi. Di dunia, terdapat dua jenis skala yang di pakai hingga sekarang sebagai acuan oleh para pengamat untuk mengukur getaran yang ada di bumi. Skala tersebut adalah skala richter dan skala mercalli. Berikut di bawah ini sedikit penjelasannya.

1) Skala Richter

Skala richter merupakan skala yang di pakai untuk mengukur besar dari getaran yang di hasilkan oleh bumi. Dalam membuat tabel skala, di pakai sistem logaritma. Sehingga terdapat perbedaan 10 kali lipat lebih besar, antara skala yang satu dengan skala yang berada di atasnya. Skala richter juga biasa disebut sebagai skala richter terbuka. Bentuk skala dari skala richter adalah:

  • 1 – 3 : Getarannya tidak terasa
  • 3 – 3,9 : Mulai terasa, tapi hanya di sekitar pusat gempa
  • 4 – 4,9 : Getaran terasa di luar pusat gempa dan jendela pun mulai bergetar
  • 5 – 5,9 : Manusia mulai sulit berdiri, kaca mulai pecah
  • 6 – 6,9 : Batu, gedung, dan bangunan mulai rubuh
  • 7 – 7,9 : Tanah longsor dan tanah mulai retak
  • 8 – dsb : Menyebabkan kerusakan yang fatal dalam radius 100 m dari pusat gempa.

2) Skala Mercalli

Skala mercalli merupakan skala yang di pakai untuk mengukur tingkat intensitas getaran. Selain itu, skala mircelli juga di gunakan untuk mengukur pengaruh gempa bumi terhadap manusia, binatang, bangunan dan jalan yang ada di sekitarnya. Pada skala mircelli, memakai angka romawi sebagai skala pengukurnya. Skala ini tidak memakai algoritma, skala ini hanya melihat pada dampak yang di hasilkan. Bentuk dari skala mercalli adalah:

  1. Hanya dapat di rasakan oleh seismometer
  2. Hanya di rasakan di sekitar pusat gempa
  3. Mulai di rasakan oleh beberapa orang
  4. Mulai di rasakan banyak orang, dimana perabotan mulai pecah seperti kaca pecah
  5. Binatang mulai ketakutan, bangunan mulai bergoyang
  6. Benda- benda mulai berjatuhan
  7. Dinding mulai retak
  8. Barang- barang mulai bergeser
  9. Masyarakat menjadi panik, tanah mulai longsor
  10. Bangunan mulai rubuh, tanah mulai retak
  11. Retakan tanah makin melebar
  12. Bangunan hancur.

Sekian dari artikel dari saya mengenai alat ukur gempa bumi dari jaman dulu sampai sekarang ini beserta penjelasan lainnya. Semoga bagi yang membaca, dapat menambah wawasan kalian. Terima kasih..

Mengetahui Lebih Jauh Mengenai Feature Phone, Teknologi Yang Mungkin Punah Dalam 10 Tahun Ke Depan

posted in: teknologi | 0

Kamu yang lahir di tahun 90an pasti tidak asing dengan ponsel fitur bukan? Nah, disini saya akan menjelaskan mengenai ponsel tersebut. Penasaran? Langsung saja lihat ulasannya dibawah ini.

Feature phone atau ponsel fitur adalah istilah yang biasa digunakan sebagai retronim untuk mendeskripsikan komputer genggam kelas handheld. Perangkat ini memiliki fungsi tambahan di atas apa yang dikenal sebagai “ponsel dasar” atau “dumbphone” yang hanya mampu melakukan panggilan suara dan pesan teks. Ponsel fitur cenderung menggunakan perangkat lunak dan antarmuka pengguna yang dirancang khusus dan tidak memiliki kemampuan dari smartphone. Ponsel fitur biasanya menyediakan fungsi panggilan suara dan pesan teks, selain kemampuan multimedia dan Internet dasar, dan layanan lainnya yang ditawarkan oleh penyedia layanan nirkabel pengguna. Ponsel fitur memiliki layar LCD backlit dan mungkin memiliki keyboard fisik, memberi mereka lebih banyak tombol daripada ponsel dasar, mikrofon, port micro USB, slot kartu microSD, kamera menghadap ke belakang untuk merekam video dan mengambil gambar, dan GPS. Jika cukup maju, ponsel berfitur terkadang akan menyertakan toko aplikasi sederhana yang mencakup perangkat lunak dasar seperti program kalkulator atau permainan video sederhana.

Definisi

Ponsel fitur adalah perangkat terlaris dalam jajaran operator nirkabel dari tahun 2000 sampai 2010 karena beragam fitur untuk pelanggan ritel, saat smartphone ditujukan terutama untuk pengguna perusahaan. Namun, pada akhir tahun 2000an dan 2010an, kemunculan smartphone yang menjalankan sistem operasi iOS dan Android mengantarkan smartphone yang berfokus pada konsumen dengan dorongan utama untuk pengembangan aplikasi, ditambah perangkat iOS dan Android yang jauh lebih hebat daripada ponsel fitur yang ada di pasar.

Perbedaan dan Kesamaan Telepon Fitur Antar Perangkat Lain

Ponsel fitur dijalankan pada firmware proprietary dengan dukungan perangkat lunak pihak ketiga melalui platform seperti Java ME atau BREW Sistem operasi proprietary tidak dirancang untuk mengembangkan atau menangani aplikasi intensif yang terdapat di iOS dan Android, yang terakhir adalah yang secara khusus Memenuhi pengembangan aplikasi pihak ketiga yang menjadi semakin penting.

Bergantung pada luasnya fungsi, ponsel berfitur hampir memiliki semua kemampuan smartphone, dalam kasus tertentu. Misalnya, ponsel berfitur saat ini biasanya berfungsi sebagai media player portabel, dan dapat memiliki kemampuan seperti kamera, navigasi GPS, Wi-Fi, akses internet mobile broadband, dan mobile gaming melalui aplikasi diskrit.

Posisi Sekarang

Di negara maju, ponsel fitur terutama khusus untuk pasar khusus, atau hanya menjadi pilihan karena kombinasi fitur tertentu tidak tersedia di perangkat lain, seperti keterjangkauan, daya tahan, kesederhanaan, dan masa pakai baterai yang lebih lama per satu tagihan (yaitu siaga dan waktu bicara).

Harga rendah dari telepon fitur memerlukan daya tahan dan nilai rendah; Penggunaannya mencakup memilikinya sebagai telepon burner, perangkat pesta, atau perangkat untuk anak-anak. Telepon fitur yang dirancang dengan baik dapat digunakan di lingkungan industri dan di luar rumah, di tempat kerja yang melarang kamera, dan sebagai telepon darurat. Ponsel fitur lainnya dirancang khusus untuk orang tua, namun yang lain untuk tujuan keagamaan.

Di pasar negara berkembang, ponsel fitur tetap menjadi sarana komunikasi utama bagi banyak orang. Beberapa model dilengkapi dengan fungsi perangkat keras seperti radio FM dan lampu senter yang mencegah perangkat menjadi tidak berguna jika terjadi bencana besar, atau sepenuhnya usang, jika dan saat infrastruktur jaringan 2G dimatikan.

Alasan atau Dasar

Bagi Pabrikan

Ponsel fitur sering kali disimpan dalam jajaran produsen ponsel karena beberapa alasan:

  • Harga mereka lebih murah dari pada smartphone, karena:
  1. Sebagian besar paten pada teknologi perangkat mobile dasar telah kadaluarsa. Beberapa paten kadaluarsa memungkinkan untuk menambahkan lebih banyak fungsi dalam bentuk dasarnya yang sebelumnya biasanya merupakan bidang perangkat mid-range atau high-end. Banyak hak paten standar yang penting diwajibkan untuk memiliki perizinan yang adil, masuk akal, dan tidak diskriminatif (RAND/FRAND), yang biasanya berarti, bahwa pembayaran lisensi untuk setiap perangkat yang menggunakan teknologi esensial standar harus cukup rendah sehingga tidak akan menghilangkan adopsi dari standar atau menyebabkan konflik hukum;
  2. Kompleksitas yang kurang berarti diterjemahkan menjadi perakitan yang lebih sederhana dan murah;
  3. Modularitas relatif: ponsel berfitur dapat dirancang sekitar satu atau dua fungsi utama: senter, radio, slot kartu MicroSD untuk penyimpanan tambahan, pemutar musik, kamera, browser internet, dan hotspot nirkabel untuk perangkat yang lebih maju. Banyak ponsel dasar sekarang menyertakan beberapa fungsi itu, menjadikannya sebagai ponsel berfitur dasar atau ponsel berfitur cerdas – sedangkan ponsel berfitur canggih mencakup semua ini dan lebih banyak lagi, namun mungkin memerlukan pengorbanan tertentu lainnya di akhir konsumen.
  4. Biaya rendah memungkinkan rentang harga yang sangat fleksibel dari low-end sampai mid-range. Hal ini memungkinkan pasar low-end dengan fitur dasar dan fitur ponsel, karena orang-orang di segmen pasar ini tidak mampu membeli smartphone;
  • Rangkaian telepon fitur berfungsi sebagai cadangan untuk situasi kritis penundaan produksi, larangan impor/penjualan yang dikenakan oleh pesaing melalui pengadilan atau lembaga sejenis lainnya.

Kepada Konsumen

Dari sudut pandang pasar dan konsumen, ada beberapa situasi di mana fitur ponsel bermanfaat:

  • Persyaratan daya biasanya rendah, yang berarti waktu bicara dan siaga diperpanjang (sekitar satu bulan untuk pengisian berikutnya). Dalam beberapa kasus, ini memungkinkan untuk tidak menggunakan kekuatan grid sama sekali, dengan mengisi ulang melalui cara yang lebih otonom, seperti baterai mobil dan mobil, sel surya foto-volta, atau komputer notebook, jika telepon mendukung pengisian USB.
  • Kerugian yang diantisipasi, kerusakan, atau penggunaan yang cukup kasar: Ponsel berfitur sering lebih tahan lama, kurang rumit, dan lebih terjangkau, dan untuk alasan ini lebih disukai sebagai “perangkat perjalanan”, “perangkat pesta”, “perangkat anak”, dan untuk penggunaan lapangan skenario. Biaya rendah perangkat berarti hilangnya barang semacam itu dapat diatur, dan biasanya berfungsi sebagai disinsentif untuk pencurian di pasar yang matang. Ponsel fitur lebih disukai untuk tujuan perjalanan, karena menurut sifatnya mereka tidak mengandung sedikit pun informasi sensitif bahwa pejabat perbatasan di beberapa negara sangat tertarik untuk mendapatkan alasan mereka.
  • Pasar yang liberal dan matang sangat sesuai untuk fungsi tertentu: Di negara-negara di mana telepon telepon genggam telah dihentikan, beberapa operator menawarkan rencana seluler prabayar dengan kartu SIM dan telepon selular dasar dalam satu paket dengan jumlah yang hampir sama dengan kartu panggil kelas menengah memiliki biaya (€ 15 untuk seluruh paket di beberapa daerah). Wisatawan mungkin sering memilih opsi ini, mengingat biaya roaming yang mahal, dan bahwa fungsi ponsel mereka sendiri mungkin terbatas atau tidak berfungsi sama sekali, jika mereka telah tiba dari wilayah luar negeri dengan perangkat yang hanya dibuat untuk bekerja dalam jaringan sel yang tidak kompatibel, atau jika rencana panggilan mereka tidak termasuk roaming.
  • Perusahaan dan organisasi seringkali ingin menyediakan perangkat komunikasi sederhana kepada karyawan mereka, dan membeli secara massal. Ini secara substansial mengurangi harga individu untuk setiap telepon.
  • Untuk berbagai tingkat keamanan, perusahaan mungkin memerlukan telepon yang tidak memiliki kamera, dan/atau hanya memiliki sedikit penyimpanan, atau tidak ada fungsi komunikasi di luar pembicaraan dasar.

Sejarah

Ponsel pertama, Motorola DynaTAC yang diluncurkan pada tahun 1984, dianggap sebagai ponsel dasar karena ketidakmampuannya melakukan lebih dari sekadar melakukan panggilan suara.

Meskipun diperkenalkannya smartphone pada pertengahan 1990-an, disulut dengan dirilisnya IBM IBM, Nokia Communicator dari tahun 1996, dan jajaran asisten pribadi genggam BlackBerry dari Research in Motion, pada bulan Agustus 1994, ponsel berfitur menikmati popularitas yang tak tertandingi hingga awal tahun. 2000s.

Ponsel fitur biasanya adalah perangkat mid-range, antara ponsel dasar di ujung bawah dengan sedikit atau tanpa fitur di luar panggilan dan pesan dasar, dan smartphone berorientasi bisnis di ujung yang tinggi. Fitur ponsel terlaris termasuk yang dimiliki oleh Nokia, Razr by Motorola, Sony Ericsson W580i berkemampuan multimedia, dan LG Black Label Series yang menargetkan pelanggan ritel.

Di Amerika Utara, smartphone, seperti Palm dan BlackBerry, masih dianggap sebagai kategori niche untuk penggunaan perusahaan. Di luar Amerika Utara, perangkat Symbian Nokia telah merebut pasar smartphone, di mana harga merupakan satu-satunya penghalang masuk, dan Nokia menawarkan smartphone di semua segmen harga yang layak.

Sebelum popularitas smartphone, istilah ‘feature phone’ sering digunakan pada ponsel kelas atas dengan berbagai fungsi untuk pelanggan ritel, yang dikembangkan seputar munculnya jaringan 3G, yang memungkinkan bandwidth yang cukup untuk kemampuan ini.

Tren Industri

Ponsel berfitur, meski fungsi tambahan mereka di atas dan di atas ponsel dasar atau “telepon bodoh”, terutama dirancang sebagai perangkat komunikasi.

Pada pertengahan tahun 2000an, pembuat ponsel seperti Nokia dan Motorola menikmati penjualan rekaman featurephone. Di negara maju, penjualan didasarkan pada mode dan merek, karena pasar telah matang, dan orang-orang memasuki ponsel kedua dan ketiga mereka. Di A.S., inovasi teknologi berkaitan dengan fungsi yang diperluas merupakan pertimbangan sekunder, karena desain telepon ada yang berpusat pada miniaturisasi.

Namun, smartphone berorientasi konsumen seperti iPhone dan yang menjalankan Android secara mendasar mengubah industri ini, dengan Steve Jobs memproklamirkan pada tahun 2007 bahwa “telepon bukan hanya alat komunikasi tapi juga cara hidup”. Sistem operasi telepon fitur yang ada saat itu seperti Symbian tidak dirancang untuk menangani tugas tambahan selain fungsi komunikasi dan dasar, tidak banyak menekankan pada pengembang aplikasi, dan karena pertengkaran di antara produsen serta juga birokrasi dan sistem operasi yang rumit, mereka tidak pernah mengembangkan ekosistem yang berkembang seperti Apple’s App Store atau Android’s Google Play. Sebaliknya, OS iPhone (diganti namanya menjadi iOS di tahun 2010) dan Android dirancang sebagai OS yang kuat, mencakup aplikasi pihak ketiga, dan memiliki kemampuan seperti multitasking dan grafis untuk memenuhi tuntutan konsumen di masa mendatang.

Telah terjadi pergeseran industri dari fitur ponsel (termasuk smartphone kelas atas), yang mengandalkan volume, hingga smartphone unggulan kelas atas yang juga memiliki margin lebih tinggi, sehingga smartphone kelas atas jauh lebih menguntungkan bagi produsen dibandingkan dengan ponsel berfitur. Misalnya, marjin operasi Apple Inc. dari iPhone tetap tinggi karena perangkat ini selalu dijual ke pengangkut dengan biaya cukup tinggi sehingga memaksa operator mengirim pelanggan nirkabel untuk menandatangani kontrak multiyears. Pergeseran dari fitur telepon telah memaksa operator nirkabel untuk meningkatkan subsidi handset, dan harga jual smartphone unggulan yang tinggi memiliki efek negatif pada operator nirkabel (AT & T Mobility, Verizon, dan Sprint) yang telah melihat marjin layanan EBITDA mereka turun. karena mereka menjual lebih banyak smartphone dan lebih sedikit fitur ponsel. Tren telah menunjukkan bahwa konsumen bersedia membayar lebih untuk smartphone yang memberikan lebih banyak fitur/aplikasi seperti 4G LTE dan layar sentuh, dan smartphone telah menjadi bagian dari budaya pop Amerika Utara (sementara ponsel berfitur tidak lagi “keren”). Meskipun biaya smartphone lebih mahal untuk diproduksi, mereka memberikan margin keuntungan yang tinggi daripada ponsel berfitur, sehingga pembuat perangkat dan operator nirkabel beralih ke smartphone.

Yang sedang dikatakan, pada Q1 2012, hanya Apple dan Samsung yang telah sukses di pasar smartphone kelas atas sementara semua produsen lain telah mengalami kerusakan bahkan kehilangan uang. Upaya oleh produsen untuk memproduksi smartphone Android midrange atau low-end pada 2011-12 berarti pengorbanan yang signifikan terhadap kinerja dan kegunaan, karena pengulangan Android saat ini seringkali terlalu intensif untuk CPU telepon generasi lampau yang lebih murah, seperti Android 4.0 “Ice Cream Sandwich “pada LG Optimus L7). Upaya perputaran Nokia dengan perangkat Windows Phone Lumia dipimpin oleh smartphone murah tapi lengkap yang mendukung OS yang sama dengan smartphone andalannya) yang akan terjual dalam volume untuk cukup mendukung bisnis smartphone perusahaan serta meningkatkan kesadaran merek, end andalan smartphone akan menghasilkan keuntungan namun tidak menjadi fokus utama seperti iPhone milik Apple (yang tidak bersaing di kategori feature phone). Saat ini, sebagian besar fokusnya adalah pada smartphone unggulan kelas atas, namun Nokia telah mencoba membuat fitur ponsel dengan “fungsi smartphone”. Seorang analis mencatat bahwa Windows Phone telah berhasil dapat menarik pembeli smartphone pertama kali untuk mengupgrade dari sebuah ponsel berfitur (52% pengguna Windows Phone sebelumnya memiliki fitur telepon), dan pada tahun 2013 lebih dari separuh populasi AS masih menggunakan ponsel berfitur. Sementara strategi ini berhasil untuk Nokia dan Windows Phone dari tahun 2012 sampai 2013, mulai 2014 dan seterusnya, diperkenalkannya smartphone Android berkemampuan rendah namun layak seperti Moto E dan Moto G.

Pangsa Pasar

Selama pertengahan tahun 2000an, ponsel berfitur laris seperti ponsel pintar Motorola Razr yang fashionable, multimedia Sony Ericsson W580i, dan LG Black Label Series tidak hanya menempati harga mid-range dalam jajaran penyedia nirkabel, mereka membuat Sebagian besar penjualan eceran karena smartphone dari BlackBerry dan Palm masih dianggap sebagai kategori niche untuk penggunaan bisnis. Bahkan sampai akhir 2009, penetrasi smartphone di Amerika Utara rendah.

Pada tahun 2007, Apple memperkenalkan iPhone yang inovatif dan pada tahun 2009, iPhone dan Google Android mengalihkan fokus smartphone dari perusahaan ke konsumen pasar massal (dengan mengorbankan sistem operasi berorientasi bisnis seperti Windows Mobile dan BlackBerry). Akibatnya, smartphone telah menikmati pilihan dan periklanan terbesar di antara operator, yang menghabiskan lebih sedikit ruang penyimpanan dan pemasaran untuk menampilkan ponsel dan dumbphones.

Pada tahun 2011, fitur telepon menyumbang 60 persen telepon seluler di Amerika Serikat dan 70 persen ponsel terjual di seluruh dunia. Untuk pertama kalinya, pada tahun 2013, smartphone mengeluarkan fitur ponsel pada kuartal kedua, menurut firma riset Gartner. Smartphone menyumbang 51,8 persen penjualan ponsel di kuartal kedua 2013, sehingga penjualan smartphone melampaui penjualan ponsel fitur untuk pertama kalinya.

Sebuah survei terhadap 4,001 orang Kanada oleh Monitor Teknologi Media pada musim gugur 2012 menyarankan sekitar 83 persen populasi anglophone memiliki ponsel, naik dari 80 persen di tahun 2011 dan 74 persen pada tahun 2010. Sekitar dua pertiga dari pemilik ponsel yang melakukan poling mengatakan bahwa mereka memiliki smartphone dan sepertiga lainnya memiliki fitur ponsel atau non-smartphone. Menurut MTM, pengguna non-smartphone lebih cenderung menjadi wanita, lebih tua, memiliki pendapatan lebih rendah, tinggal di komunitas kecil dan kurang memiliki pendidikan. Survei tersebut menemukan bahwa pemilik smartphone cenderung laki-laki, lebih muda, tinggal di rumah tangga berpenghasilan tinggi dengan anak-anak di rumah, dan penduduk sebuah komunitas yang memiliki satu juta orang. Siswa juga menduduki peringkat tinggi di antara pemilik smartphone.

Menurut Gartner pada Q2 2013, 225 juta smartphone terjual yang mewakili kenaikan 46,5 persen selama periode yang sama tahun 2012, sementara 201 juta ponsel berfitur terjual yang mengalami penurunan 21 persen dari tahun ke tahun, untuk pertama kalinya smartphone telah outsold fitur ponsel.

Ponsel Fitur Jepang

Di Jepang, ponsel mengembangkan beragam fitur sebelum pengembangan ponsel pintar. Pengenalan ponsel pintar telah banyak mengungsi pada high end, meskipun ponsel pintar untuk pasar Jepang sering menyertakan fitur yang pertama kali dikembangkan pada ponsel berfitur. Banyak dari fitur ini dan tetap spesifik untuk Jepang, yang seringkali membutuhkan dukungan jaringan, dan ponsel yang dihasilkan, sementara dominan di Jepang, terbukti tidak berhasil di luar negeri. Hal ini menyebabkan istilah “sindrom Galápagos” – pengembangan khusus yang dominan di sebuah pulau, namun tidak ditemukan di luar negeri – dan kemudian istilahnya adalah telepon Gala (ガ ラ ケ ー gara-kei), dicampur dengan “telepon genggam” (携 帯 keitai), untuk merujuk ke ponsel fitur Jepang, berbeda dengan ponsel pintar yang lebih baru.

Ponsel Fitur Amerika Serikat

Gelombang mulai berubah pada bulan Januari 2007, ketika Apple Inc., sebuah perusahaan yang kemudian dikenal dengan produksi pemutar media iPod dan komputer pribadi iMac, memperkenalkan iPhone, yang menampilkan antarmuka pengguna semua sentuhan yang sesuai dengan iPod Menyentuh. IPhone pertama memiliki perangkat keras dan sistem operasi yang jauh lebih kuat daripada ponsel berfitur dan smartphone kontemporer; Sebenarnya perangkat keras/perangkat lunak itu berasal dari komputer pribadi Macintosh, berbeda dengan ponsel yang ada yang memiliki prosesor lambat dan aplikasi/firmware terbatas untuk menghemat masa pakai baterai. Aplikasi iPhone juga jauh lebih padat bandwidth daripada ponsel kontemporer yang akan menyerang jaringan nirkabel yang ada. Menampilkan akses ke jutaan aplikasi mobile dari iTunes Store Apple (sekarang App Store), ini dianggap sebagai salah satu smartphone ritel/konsumen pertama. Pada acara tersebut, Steve Jobs memproklamirkan bahwa “telepon bukan hanya alat komunikasi tapi cara hidup”.

Pada saat yang bersamaan, Google mengembangkan sistem operasi Android-nya sebagai pesaing langsung ke sistem operasi Symbian dan Microsoft Windows Mobile Nokia. Keberhasilan iPhone mengarah ke perusahaan, yang dipimpin oleh Larry Page, mengubah metodologinya, dan Android sebagai platform perangkat lunak open source untuk ponsel diumumkan pada bulan November 2007 bersamaan dengan berdirinya Open Handset Alliance, dan smartphone Android pertama. HTC Dream, dirilis pada bulan Oktober 2008 di AS. Google akan meluncurkan jajaran perangkat cerdas Nexus dan berkolaborasi dengan berbagai produsen peralatan asli, termasuk produsen ponsel berfitur unggulan Samsung, LG, Sony, dan Motorola, untuk menyesuaikan Android dengan berbagai faktor bentuk dan platform komputasi.

Motorola telah lama tinggal dengan ponsel flip RAZR yang menua dan tren konsumen yang tidak terpakai untuk layar sentuh dan multimedia yang disempurnakan. Upaya Nokia dan Research in Motion untuk menerapkan beberapa kemampuan baru dari iPhone dan Android ke platform firmware proprietary mereka yang ada beragam, karena sistem operasi terdahulu dirancang untuk menangani aplikasi intensif ini. Meskipun pada awalnya iPhone terlalu mahal untuk adopsi pasar massal, Nokia dan Research in Motion menikmati penjualan yang meluas karena penawaran mereka dianggap sebagai alternatif dengan harga lebih rendah.

Pada pergantian dekade, iOS dan Android, bersama dengan platform yang kurang umum seperti BlackBerry 10 dan Windows Phone, telah mengalihkan fokus smartphone dari ceruk pasar ke konsumen massal. Ponsel fitur terutama dirancang sebagai perangkat komunikasi, dan produsen sampai saat ini telah menikmati penjualan rekaman ponsel berbasis lebih pada mode dan merek daripada inovasi teknologi. Meskipun harga smartphone lebih mahal untuk diproduksi, mereka memberikan margin keuntungan lebih tinggi daripada ponsel berfitur, yang menyebabkan produsen dan operator nirkabel beralih ke smartphone. Akibatnya, smartphone sekarang memiliki pilihan dan periklanan terbesar di antara operator, yang mengabdikan ruang penyimpanan dan pemasaran yang kurang dan pemasaran untuk menampilkan ponsel. Pada tahun 2013, smartphone mengeluarkan fitur ponsel untuk pertama kalinya, menghasilkan 51,8% penjualan ponsel pada kuartal kedua tahun itu.

Dalam upaya untuk memberikan paritas dengan smartphone, ponsel berfitur modern juga menggabungkan dukungan untuk konektivitas 3G dan bahkan 4G, layar multi-touch dengan berbagai ukuran, berbagai sensor mulai dari sensor jarak jauh dan GPS hingga Bluetooth dan NFC, ditambah akses ke jejaring sosial populer. layanan. Namun, fungsi dan dukungan mereka untuk aplikasi pihak ketiga yang dibeli atau diunduh melalui toko aplikasi atau platform distribusi online lainnya masih relatif terbatas dibandingkan dengan ponsel cerdas. Meskipun kekurangan ini, fitur telepon telah menyumbang 70% dari ponsel yang terjual di seluruh dunia pada tahun 2011.

Platform

Nokia

  • Seri 30
  • Seri 40
  • Platform Nokia Asha

MediaTeK

  • Nukleus RTOS
  • Lingkungan Runtime MAUI
  • Seri 30+

NTT Docomo

  • MOAP
  • OPP (Paket Operator)

Qualcomm

  • Brew MP
  • REX OS
  • KCP
  • KCP +

LiMo Foundation

  • Platform LiMo

Smarterphone

  • OS Smarterphone

KaiOS Tech

  • Kaios

Nah, itulah penjelasan mengenai feature phone atau ponsel fitur, jika ada kekurangan mohon dimaklumi. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat atau paling tidak menambah wawasan. Terima kasih dan selamat membaca.

Mari Mengenal Telekinesis, Kekuatan Pikiran Yang Bisa Menggerakan Benda

posted in: info | 0

Pernah lihat seseorang menggerakan benda tanpa menyentuhnya? Kita pasti sering melihatnya di film-film. Namun, tahukah kamu kenapa seseorang bisa menggerakan benda tanpa menyentuhnya? Nah, kekuatan tersebut disebut telekinesis. Dan disini saya akan menjelaskan mengenai telekinesis tersebut. Penasaran? Langsung saja lihat ulasannya dibawah ini.

Psychokinesis atau telekinesis adalah kemampuan psikis yang diduga memungkinkan seseorang untuk mempengaruhi sistem fisik tanpa interaksi fisik.

 

Percobaan psikokinesis secara historis telah dikritik karena kurangnya kontrol dan pengulangan yang tepat. Tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa psikokinesis adalah fenomena nyata, dan topik umumnya dianggap sebagai pseudosains.

Etimologi

Kata ‘psychokinesis‘ diciptakan pada tahun 1914 oleh penulis Amerika Henry Holt dalam bukunya On the Cosmic Relations. Istilah ini adalah campuran linguistik atau kata kunci bahasa Yunani ψυχή (“jiwa“) yang berarti pikiran, jiwa, roh, atau nafas dan κίνησις (“kinesis“) yang berarti gerak, gerakan.

Parapsikolog Amerika J. B. Rhine menciptakan istilah persepsi ekstra-sensorik untuk menggambarkan menerima informasi secara paranormal dari sumber eksternal. Setelah ini, dia menggunakan istilah psychokinesis pada tahun 1934 untuk menggambarkan secara mental mempengaruhi objek atau kejadian eksternal tanpa menggunakan energi fisik. Contoh awal tentang psikokinesis adalah eksperimen yang dilakukan untuk menentukan apakah seseorang dapat mempengaruhi hasil jatuhnya dadu.

Kata ‘telekinesis‘, sebuah portmanteau dari bahasa Yunani τῆλε (“tēle“) yang berarti jarak dan κίνησις (“kinesis“) yang berarti gerak pertama kali digunakan pada tahun 1890 oleh peneliti psikis Rusia Alexander N. Aksakof.

‘Psychokinesis’ dalam parapsikologi, alam semesta fiksi dan kepercayaan New Age mengacu pada pengaruh mental sistem fisik dan objek tanpa menggunakan energi fisik apapun sementara ‘telekinesis’ mengacu pada gerakan dan/atau levitasi objek fisik dengan kekuatan mental murni tanpa intervensi fisik.

Penerimaan

Evaluasi

Ada konsensus ilmiah yang luas bahwa penelitian PK, dan parapsikologi secara umum, belum menghasilkan demonstrasi yang dapat diandalkan dan dapat diulang.

Sebuah panel yang ditugaskan pada tahun 1988 oleh Dewan Riset Nasional Amerika Serikat untuk mempelajari klaim paranormal menyimpulkan bahwa “walaupun ada 130 tahun penelitian ilmiah mengenai hal-hal tersebut, panitia kami tidak dapat menemukan pembenaran ilmiah untuk keberadaan fenomena seperti persepsi ekstrasensor, mental telepati atau latihan ‘mind over matter‘ Evaluasi sejumlah besar bukti terbaik yang tersedia tidak mendukung anggapan bahwa fenomena ini ada.”

Pada tahun 1984, Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat, atas permintaan Lembaga Penelitian Angkatan Darat AS, membentuk sebuah panel ilmiah untuk menilai bukti terbaik untuk psikokinesis. Bagian dari tujuannya adalah untuk menyelidiki aplikasi militer PK, misalnya untuk jarak jauh macet atau mengganggu persenjataan musuh. Panel tersebut mendengar dari berbagai staf militer yang percaya pada PK dan melakukan kunjungan ke laboratorium PEAR dan dua laboratorium lain yang telah mengklaim hasil positif dari percobaan mikro-PK. Panel tersebut mengkritik eksperimen makro-PK karena terbuka terhadap penipuan oleh para peramal, dan mengatakan bahwa hampir semua percobaan mikro-PK “berangkat dari praktik ilmiah yang baik dengan berbagai cara“. Kesimpulan mereka, yang diterbitkan dalam sebuah laporan tahun 1987, adalah bahwa tidak ada bukti ilmiah untuk keberadaan psikokinesis.

Carl Sagan termasuk telekinesis dalam daftar panjang “persembahan pseudosains dan takhayul” yang “sangat bodoh untuk menerim tanpa data ilmiah yang solid“. Pemenang Hadiah Nobel Richard Feynman menganjurkan posisi yang sama.

Felix Planer, seorang profesor teknik elektro, telah menulis bahwa jika psikokinesis itu nyata maka akan mudah ditunjukkan dengan mendapatkan subyek untuk menekan skala pada keseimbangan yang sensitif, menaikkan suhu waterbath yang dapat diukur dengan akurasi sebuah seperseratus derajat celcius, atau mempengaruhi elemen dalam rangkaian listrik seperti resistor, yang dapat dipantau lebih dari sepersejuta ampere. Planer menulis bahwa percobaan semacam itu sangat sensitif dan mudah dipantau namun tidak dimanfaatkan oleh parapsikolog karena mereka “tidak menahan harapan terjauh untuk menunjukkan jejak PK” karena fenomena yang dituduhkan tidak ada. Planer telah menulis bahwa para parapsikolog harus kembali pada penelitian yang hanya melibatkan statistik yang tidak dapat diperbaiki, karena hasilnya berakibat pada metode eksperimen yang buruk, kesalahan rekaman dan statistik matematika yang salah.

Menurut Planer, “Semua penelitian di bidang kedokteran dan ilmu pengetahuan lainnya akan menjadi ilusi, jika keberadaan PK harus dianggap serius, karena tidak ada eksperimen yang dapat diandalkan untuk memberikan hasil yang objektif, karena semua pengukuran akan dipalsukan menjadi lebih besar atau lebih kecil. derajat, sesuai dengan kemampuan PK-nya, dengan harapan para eksperimen.” Planer menyimpulkan bahwa konsep psychokinesis tidak masuk akal dan tidak memiliki dasar ilmiah.

Hipotesis PK juga telah dipertimbangkan dalam sejumlah konteks di luar eksperimen parapsikologis. C. E. M. Hansel telah menulis bahwa keberatan umum terhadap klaim adanya psikokinesis adalah bahwa, jika itu adalah proses nyata, pengaruhnya akan terwujud dalam situasi dalam kehidupan sehari-hari; tapi tidak ada efek seperti itu yang diamati.

Penulis sains Martin Gardner dan Terence Hines dan filsuf Theodore Schick telah menulis bahwa jika psikokinesis dimungkinkan, orang memperkirakan pendapatan kasino akan terpengaruh, namun pendapatannya persis seperti hukum yang diprediksi

Psikolog Nicholas Humphrey berpendapat bahwa banyak eksperimen di bidang psikologi, biologi atau fisika menganggap bahwa maksud subyek atau eksperimen tidak mengubah secara fisik peralatan. Humphrey menghitungnya sebagai implikasi implisit eksperimen PK dimana PK gagal tampil.

Fisika

Gagasan tentang psikokinesis dan telekinesis telah melanggar beberapa hukum fisika yang mapan, termasuk hukum kuadrat terbalik, hukum kedua termodinamika, dan konservasi momentum. Karena itu, para ilmuwan telah menuntut standar pembuktian yang tinggi untuk PK, sesuai dengan diktum Marcello Truzzi “Klaim luar biasa memerlukan bukti yang luar biasa.” Hukum peledakan kata benda Occam dalam penjelasan ilmiah mengenai fenomena menunjukkan bahwa penjelasan PK dalam hal cara biasa dengan tipu daya, efek khusus atau rancangan eksperimental yang buruk lebih baik menerima bahwa hukum fisika harus ditulis ulang.

Filsuf dan fisikawan Mario Bunge telah menulis bahwa “psikokinesis, atau PK, melanggar prinsip bahwa pikiran tidak dapat bertindak secara langsung mengenai materi. (Jika demikian, tidak ada eksperimen yang dapat mempercayai pembacaan alat ukurnya.) Hal ini juga melanggar prinsip-prinsip konservasi energi dan momentum.Klaim bahwa mekanika kuantum memungkinkan kemungkinan kekuatan mental yang mempengaruhi pengacak – sebuah kasus dugaan mikro-PK – menggelikan karena teori tersebut menghormati prinsip konservasi tersebut, dan hal itu berkaitan secara eksklusif dengan hal-hal fisik.

Fisikawan John Taylor, yang telah menyelidiki klaim parapsikologis, telah menulis bahwa sebuah angkatan kelima yang tidak diketahui yang menyebabkan psikokinesis harus mengirimkan banyak energi. Energi harus mengatasi kekuatan elektromagnetik yang mengikat atom bersama-sama, karena atom perlu merespons lebih kuat gaya kelima daripada gaya listrik. Oleh karena itu, kekuatan tambahan di antara atom harus selalu ada dan tidak selama kejadian paranormal saja. Taylor menulis bahwa tidak ada jejak ilmiah dari kekuatan semacam itu dalam fisika, hingga banyak urutan besarnya. Dengan demikian, jika sudut pandang ilmiah harus dipertahankan, gagasan tentang kekuatan kelima harus dibuang. Taylor menyimpulkan bahwa tidak ada mekanisme fisik psikokinesis yang mungkin terjadi, dan kontradiksi sepenuhnya dengan sains yang mapan.

Pada tahun 1979, Evan Harris Walker dan Richard Mattuck menerbitkan sebuah makalah parapsikologi yang mengusulkan sebuah penjelasan kuantum untuk psikokinesis. Fisikawan Victor J. Stenger menulis bahwa penjelasan mereka mengandung asumsi yang tidak didukung oleh bukti ilmiah apapun. Menurut Stenger, makalah mereka “dipenuhi dengan persamaan dan perhitungan yang tampak mengesankan yang memberi tampilan menempatkan psikokinesis pada pijakan ilmiah yang kuat. Namun, lihat apa yang telah mereka lakukan. Mereka telah menemukan nilai satu angka yang tidak diketahui (langkah fungsi gelombang) yang memberi satu angka terukur (kecepatan gerakan PK yang diinduksi). Ini adalah numerologi, bukan sains.

Fisikawan Sean M. Carroll telah menulis bahwa sendok, seperti semua materi, terdiri dari atom dan bahwa setiap gerakan sendok dengan pikiran akan melibatkan manipulasi atom-atom tersebut melalui empat kekuatan alam: kekuatan nuklir yang kuat, yang lemah gaya nuklir, elektromagnetisme, dan gravitasi. Psychokinesis harus berupa salah satu dari empat kekuatan ini, atau kekuatan baru yang memiliki seperseribu kekuatan gravitasi, karena jika tidak, itu pasti akan berhasil ditangkap dalam eksperimen yang telah dilakukan. Ini tidak meninggalkan kekuatan fisik yang mungkin bisa menyebabkan psikokinesis.

Fisikawan Robert L. Park telah mencurigai bahwa sebuah fenomena seharusnya hanya pernah muncul di batas kemampuan mendeteksi teknik statistik yang patut dipertanyakan. Dia mengutip fitur ini sebagai salah satu indikator ilmu patologis Irving Langmuir. Park menunjukkan bahwa jika pikiran benar-benar dapat mempengaruhi materi, mudah bagi para parapsikolog untuk mengukur fenomena semacam itu dengan menggunakan kekuatan psikokinetika yang dituduhkan untuk meniadakan mikrobalansi, yang tidak memerlukan statistik yang meragukan. “Alasannya, tentu saja, adalah bahwa microbalance dengan keras kepala menolak untuk menyerah.” Dia telah menyarankan bahwa alasan mengapa studi statistik begitu populer dalam parapsikologi adalah bahwa mereka mengenalkan peluang untuk ketidakpastian dan kesalahan, yang digunakan untuk mendukung bias eksperimen.

Penjelasan Dalam Hal bias

Penelitian bias kognitif menunjukkan bahwa orang rentan terhadap ilusi PK. Ini termasuk ilusi bahwa mereka memiliki kekuatan sendiri, dan kejadian yang mereka saksikan adalah demonstrasi nyata PK. Misalnya, ilusi kontrol adalah korelasi ilusi antara niat dan kejadian eksternal, dan orang-orang percaya di paranormal telah terbukti lebih rentan terhadap ilusi ini daripada yang lain. Psikolog Thomas Gilovich menjelaskan hal ini sebagai interpretasi bias pengalaman pribadi. Misalnya, seseorang dalam permainan dadu yang menginginkan nilai tinggi dapat menafsirkan angka tinggi sebagai “kesuksesan” dan jumlah yang rendah sebagai “konsentrasi yang tidak cukup.” Bias terhadap kepercayaan pada PK dapat menjadi contoh kecenderungan manusia untuk melihat pola dimana tidak ada, disebut ilusi pengelompokan, yang orang percaya juga lebih rentan terhadapnya.

Sebuah penelitian tahun 1952 menguji bias eksperimen terhadap psikokinesis. Richard Kaufman dari Universitas Yale memberi subyek tugas untuk mencoba mempengaruhi delapan dadu dan membiarkan mereka mencatat skor mereka sendiri. Mereka diam-diam difilmkan, jadi catatan mereka bisa diperiksa karena kesalahannya. Orang-orang yang percaya dalam psikokinesis membuat kesalahan yang disukai keberadaannya, sementara orang-orang kafir membuat kesalahan yang berlawanan. Pola kesalahan serupa ditemukan pada eksperimen J. J. Rhine, yang dianggap sebagai bukti terkuat untuk PK saat itu.

Pada tahun 1995, Wiseman dan Morris menunjukkan bahwa rekaman video penyihir yang belum diedit tentang kinerja seorang penyihir di mana garpu membungkuk dan akhirnya pecah. Orang-orang yang percaya pada paranormal secara signifikan lebih mungkin salah menafsirkan rekaman itu sebagai demonstrasi PK, dan lebih cenderung salah mengingat rincian penting dari presentasi tersebut. Ini menunjukkan bahwa bias konfirmasi mempengaruhi interpretasi orang terhadap demonstrasi PK. Psikolog Robert Sternberg mengutip konfirmasi bias sebagai penjelasan mengapa keyakinan akan fenomena psikis tetap ada, walaupun kurangnya bukti:

Beberapa contoh terburuk dari bias konfirmasi adalah penelitian parapsikologi Arguably, ada keseluruhan bidang di sini tanpa data konfirmasi yang kuat sama sekali. Tapi orang ingin percaya, dan karena itu mereka menemukan cara untuk percaya.

Psikolog Daniel Wegner berpendapat bahwa ilusi introspeksi berkontribusi pada kepercayaan pada psikokinesis. Dia mengamati bahwa dalam pengalaman sehari-hari, niat (seperti ingin menyalakan lampu) diikuti oleh tindakan (seperti menjentikkan lampu) dengan cara yang dapat diandalkan, namun mekanisme saraf yang mendasarinya berada di luar kesadaran. Oleh karena itu, meskipun subjek mungkin merasa bahwa mereka secara langsung mengintrospeksi kehendak bebas mereka sendiri, pengalaman kontrol sebenarnya disimpulkan dari hubungan antara pemikiran dan tindakan. Teori penyebab mental yang nyata ini mengakui pengaruh pandangan David Hume terhadap pikiran. Proses untuk mendeteksi ketika seseorang bertanggung jawab atas sebuah tindakan tidak sepenuhnya dapat diandalkan, dan bila terjadi kesalahan, ada ilusi kontrol.

Hal ini dapat terjadi ketika sebuah peristiwa eksternal terjadi, dan kongruen dengan, sebuah pemikiran dalam pikiran seseorang, tanpa hubungan kausal yang sebenarnya. Sebagai bukti, Wegner mengutip serangkaian eksperimen tentang pemikiran magis di mana subjek diinduksi untuk berpikir bahwa mereka telah mempengaruhi kejadian eksternal. Dalam satu percobaan, subjek menyaksikan pemain bola basket mengambil serangkaian lemparan bebas. Ketika mereka diinstruksikan untuk memvisualisasikan dia membuat tembakannya, mereka merasa telah berkontribusi terhadap kesuksesannya. Eksperimen lain yang dirancang untuk menciptakan ilusi psikokinesis telah menunjukkan bahwa ini bergantung pada kepercayaan subjek sebelumnya tentang psikokinesis.

Sebuah meta-analisis tahun 2006 terhadap 380 studi menemukan efek positif kecil yang dapat dijelaskan oleh bias publikasi.

Sihir dan Efek Khusus

Penyihir telah berhasil mensimulasikan beberapa kemampuan khusus psikokinesis, seperti pergerakan objek, lonjakan sendok, levitasi dan teleportasi. Menurut Robert Todd Carroll, ada banyak trik sulap yang mengesankan yang tersedia bagi amatir dan profesional untuk mensimulasikan kekuatan psikokinetika. Benda logam seperti kunci atau alat pemotong bisa ditekuk dengan menggunakan sejumlah teknik yang berbeda, bahkan jika pemain tersebut belum memiliki akses ke item sebelumnya.

Menurut Richard Wiseman ada beberapa cara untuk berpura-pura membungkam metalokinetik (PKMB). Ini termasuk mengalihkan objek lurus untuk duplikat pra-bengkok, penerapan gaya tersembunyi, dan secara diam-diam menyebabkan fraktur metalik. Penelitian juga menunjukkan bahwa (PKMB) efek dapat diciptakan dengan saran verbal. Tentang hal ini pesulap Ben Harris menulis:

Jika Anda melakukan pekerjaan yang benar-benar meyakinkan, maka Anda harus bisa meletakkan kunci yang membungkuk di atas meja dan memberi komentar, ‘Lihat, ini masih membungkuk’, dan apakah penonton Anda benar-benar yakin itu? Ini mungkin terdengar setinggi keberanian; Namun, efeknya sangat mencengangkan dan dikombinasikan dengan saran, ini berhasil.

Antara tahun 1979 dan 1981, Laboratorium McDonnell untuk Penelitian Psikis di Washington University melaporkan serangkaian percobaan yang mereka beri nama Project Alpha, di mana dua subjek pria remaja telah menunjukkan fenomena PK (termasuk pembungkaman logam dan menyebabkan gambar muncul di film) kurang dari kondisi laboratorium yang ketat James Randi akhirnya mengungkapkan bahwa subjek adalah dua rekannya, penyihir amatir Steve Shaw dan Michael Edwards. Pasangan ini telah menciptakan efek dengan tipuan standar, namun para periset, yang tidak terbiasa dengan teknik sihir, menafsirkannya sebagai bukti PK.

Sebuah studi tahun 2014 yang menggunakan trik sulap untuk menyelidiki keyakinan paranormal atas kesaksian saksi mata mengungkapkan bahwa orang-orang percaya pada psikokinesis lebih cenderung melaporkan sebuah kunci yang terus membungkuk daripada orang-orang yang tidak beriman.

Hadiah Uang Untuk Bukti Psikokinesis

Secara internasional ada skeptis individu dari organisasi paranormal dan skeptis yang menawarkan uang hadiah uang tunai untuk demonstrasi adanya kekuatan psikis yang luar biasa, seperti psikokinesis. Hadiah telah ditawarkan secara khusus untuk demonstrasi PK: misalnya tawaran pengusaha Gerald Fleming sebesar £ 250.000 kepada Uri Geller jika dia bisa menekuk sendok di bawah kondisi yang terkendali. Yayasan Pendidikan James Randi menawarkan Tantangan Paranormal One Million Dollar kepada kandidat yang diterima yang berhasil menghasilkan acara paranormal dalam eksperimen yang dikuasakan dan disepakati bersama.

Kepercayaan

Pada bulan September 2006, sebuah survei tentang kepercayaan pada berbagai topik agama dan paranormal yang dilakukan melalui telepon dan kuesioner surat-surat kabar yang disurvei 1.721 orang Amerika atas kepercayaan mereka pada telekinesis. Dari peserta ini, 28% peserta laki-laki dan 31% peserta perempuan memilih “setuju” atau “sangat setuju” dengan pernyataan tersebut, “Adalah mungkin untuk mempengaruhi dunia melalui pikiran sendiri.

Subset Dari Psychokinesis

Parapsikologi membagi fenomena psikokinetika menjadi dua kategori: makro-psikokinesis – efek psikokinetika skala besar yang dapat dilihat dengan mata telanjang, dan mikro-psikokinesis efek psikokinetetik skala kecil yang memerlukan penggunaan statistik untuk dideteksi. Beberapa fenomena seperti aprovisasi, levitasi, perwujudan, penyembuhan psikis, pyrokinesis, retrocausality, telekinesis, dan pemikiran dianggap menjadi contoh psikokinesis

Pada tahun 2016, Caroline Watt menyatakan “Secara keseluruhan, mayoritas ahli parapsikologi akademis tidak menemukan bukti yang mendukung makro-PK”.

Penuntut Terkenal Kemampuan Psikokinetika

Telah ada penggugat kemampuan psikokinetetik sepanjang sejarah. Angelique Cottin (sekitar tahun 1846) dikenal sebagai “Gadis Listrik” Prancis adalah pembawa duga aktivitas PK. Cottin dan keluarganya mengklaim bahwa dia menghasilkan emanasi listrik yang memungkinkannya memindahkan perabot dan gunting di sebuah ruangan. Frank Podmore menulis ada banyak pengamatan yang “sugestif terhadap kecurangan” seperti kontak pakaian gadis itu untuk menghasilkan fenomena dugaan dan pengamatan dari beberapa saksi yang melihat ada gerakan ganda dari Cottin, sebuah gerakan ke arah benda yang dilempar dan kemudian menjauh darinya, tapi gerakannya begitu cepat sehingga biasanya tidak terdeteksi.

Media spiritual juga mengklaim kemampuan psikokinetika. Eusapia Palladino, media Italia, diduga bisa menyebabkan objek bergerak selama séance. Namun, dia tertangkap sedang melontarkan sebuah meja dengan kakinya di dekat pesulap Joseph Rinn dan menggunakan trik untuk memindahkan objek oleh psikolog Hugo Münsterberg. Media PK lainnya yang diduga diekspos sebagai kecurangan, termasuk Anna Rasmussen dan Maria Silbert.

Media Polandia Stanisława Tomczyk yang aktif pada awal abad ke-20 mengklaim dapat melakukan berbagai tindakan telekinesis, seperti objek melayang, dengan cara entitas yang disebutnya “LittleStasia“. Sebuah foto dirinya diambil pada tahun 1909, yang menunjukkan sepasang gunting “mengambang” di antara tangannya, sering ditemukan di buku dan publikasi lainnya sebagai contoh telekinesis. Para ilmuwan menduga Tomczyk melakukan pertunjukannya dengan menggunakan benang halus atau rambut, berjalan di antara kedua tangannya untuk mengangkat dan menunda benda-benda di udara. Hal ini ditegaskan ketika peneliti psikis yang menguji Tomczyk sesekali mengamati benang tersebut.

Banyak “dewa” India telah mengklaim kemampuan makro-PK dan menunjukkan fenomena yang tampaknya ajaib di depan umum, walaupun karena lebih banyak kontrol dilakukan untuk mencegah tipu daya, semakin sedikit fenomena yang dihasilkan.

Annemarie Schaberl, seorang sekretaris berusia 19 tahun, dikatakan memiliki kekuatan telekinetik oleh petugas parapsikologis Hans Bender dalam kasus Poltergeist Rosenheim pada 1960-an. Penyihir dan ilmuwan yang menyelidiki kasus tersebut menduga fenomena tersebut dihasilkan oleh tipu daya.

Swami Rama, seorang yogi yang ahli dalam mengendalikan fungsi hatinya, belajar di Yayasan Menninger pada musim semi dan gugur tahun 1970 dan dituduh oleh beberapa pengamat di yayasan untuk memindahkan jarum rajutan secara telekistik dua kali dari jarak lima kaki. Meskipun Swami Rama memakai topeng dan gaun untuk mencegah tuduhan bahwa dia memindahkan jarum dengan gerakan napas atau tubuhnya, dan ventilasi udara di ruangan itu telah ditutupi, setidaknya seorang pengamat dokter yang hadir saat itu tidak yakin dan menyatakan pendapat bahwa gerakan udara adalah penyebabnya.

Psikologi

Nina Kulagina, psikis Rusia, mendapat perhatian luas setelah menerbitkan buku best seller Sheila Ostrander dan Lynn Schroeder, Psychic Discoveries Behind The Iron Curtain. Paranormal Soviet yang diduga berasal dari akhir 1960-an dan awal 1970-an difilmkan tampaknya melakukan telekinesis saat duduk di banyak film pendek hitam-putih. Dia juga disebutkan dalam laporan Badan Intelijen AS sejak 1978. Penyihir dan skeptis berpendapat bahwa prestasi Kulagina dapat dengan mudah dilakukan oleh seseorang yang dipraktekkan dengan sulap tangan, melalui alat seperti benang yang disembunyikan dengan cerdik atau menyamar, potongan kecil logam magnetik, atau cermin.

James Hydrick, seorang ahli bela diri Amerika dan psikis, terkenal karena kemampuan psikokinetiknya untuk membalik halaman buku dan membuat pensil berputar saat diletakkan di tepi meja. Hal itu kemudian diungkapkan oleh pesulap bahwa ia mencapai prestasi dengan arus udara. Psikolog Richard Wiseman telah menulis bahwa Hydrick belajar memindahkan benda-benda dengan bertiup dengan cara yang “sangat menipu” dan terampil. Hydrick mengaku kepada Dan Korem bahwa semua prestasinya adalah tipuan. “Seluruh ide saya di balik ini adalah untuk melihat betapa bodohnya Amerika. Betapa bodohnya dunia ini.” Matthew Heather Inggris psikis adalah subjek laboratorium penelitian di Amerika Serikat dan Inggris yang melibatkan PK pada akhir 1970-an dan hari ini mengklaim kekuatan penyembuhan. Penyihir John Booth dan Henry Gordon telah menduga bahwa Manning menggunakan tipu daya untuk menjalankan prestasinya.

Pada tahun 1971, seorang psikis Amerika bernama Felicia Parise diduga memindahkan sebotol pil ke meja dapur oleh para psikokinesis. Prestasinya disahkan oleh ahli parapsikologis Charles Honorton. Penulis sains Martin Gardner menulis bahwa Parise telah “mendesah” Honorton dengan memindahkan botol itu dengan benang tak kasat mata yang terbentang di antara kedua tangannya.

Boris Ermolaev, seorang psikis Rusia, dikenal karena melayang benda-benda kecil. Metodenya dipaparkan di film dokumenter Discovery of the Russian Psychics (1992). Ermolaev akan duduk di kursi dan diduga memindahkan benda-benda di antara kedua lututnya, namun karena kondisi pencahayaan, benang halus yang dipasang di antara kedua lututnya menahan benda-benda yang diamati oleh kru kamera.

Si peramal Rusia Alla Vinogradova dikatakan mampu memindahkan benda tanpa menyentuh mereka pada plastik akrilik transparan atau lembaran plexiglass. Ahli parapsikologis Stanley Krippner telah mengamati Vinogradova menggosokkan tabung aluminium sebelum memindahkannya ke otak oleh psikokinesis. Krippner menyarankan agar tidak ada psikokinesis yang terlibat; Efeknya dihasilkan dengan muatan elektrostatik. Vinogradova ditampilkan dalam Dokumenter Nova Secrets of the Psychics (1993) yang mengikuti karya debunking James Randi. Vinogradova menunjukkan kemampuan psikokinetiknya yang diduga pada kamera untuk Randi dan peneliti lainnya. Sebelum eksperimen dia mengamati menyisir rambutnya dan menggosok permukaan plastik akrilik. Massimo Polidoro telah mereplikasi prestasi Vinogradova dengan menggunakan permukaan plastik akrilik dan menunjukkan betapa mudahnya memindahkan benda apa pun di atasnya karena muatan listrik statis. Efeknya mudah dicapai jika permukaannya bermuatan listrik dengan menggosokkan handuk atau tangan di atasnya. Fisikawan John Taylor telah menulis “Sangat mungkin bahwa ilmu elektrostatika adalah semua yang dibutuhkan untuk menjelaskan prestasi paranormal Alla Vinogradova.

Membengkokkan Logam

Psikolog juga mengklaim kemampuan psikokinetika untuk membengkokkan logam. Uri Geller terkenal dengan demonstrasi membungkuk sendoknya, yang diduga oleh PK. Geller telah tertangkap berkali-kali menggunakan sulap tangan dan menurut penulis sains Terence Hines, semua pengaruhnya telah diciptakan kembali dengan menggunakan trik sulap.

Jender Prancis Jean-Pierre Girard telah mengklaim bahwa ia bisa menekuk logam oleh PK. Girard diuji pada tahun 1970an namun gagal menghasilkan efek paranormal dalam kondisi yang dikontrol secara ilmiah. Dia diuji pada 19 Januari 1977 dalam percobaan dua jam di laboratorium Paris. Percobaan tersebut disutradarai oleh fisikawan Yves Farge dengan pesulap juga hadir. Semua percobaan itu negatif karena Girard gagal membuat benda-benda bergerak paranormal. Dia gagal dua tes di Grenoble pada bulan Juni 1977 dengan pesulap James Randi. Dia juga diuji pada 24 September 1977 di sebuah laboratorium di Pusat Penelitian Nuklir. Girard gagal menekuk bar atau mengubah struktur logam. Percobaan lain terhadap pelentur sendok juga negatif dan para saksi menggambarkan prestasinya sebagai penipuan. Girard kemudian mengakui bahwa ia kadang-kadang menipu agar tidak mengecewakan publik namun tetap bersikeras bahwa ia masih memiliki kekuatan psikis sejati. Penyihir dan ilmuwan telah menulis bahwa dia menghasilkan semua dugaan prestasi psikokinetikanya melalui cara-cara curang.

Stephen North, seorang psikis Inggris pada akhir 1970-an, dikenal karena kemampuannya untuk menipu sendok dan teleportasikan benda masuk dan keluar dari kontainer tertutup. Fisikawan Inggris, John Hasted, menguji Utara dalam serangkaian eksperimen yang dia klaim telah menunjukkan psikokinesis, meskipun eksperimennya dikritik karena kurangnya kontrol ilmiah. Utara diuji di Grenoble pada tanggal 19 Desember 1977 di kondisi ilmiah dan hasilnya negatif. Menurut James Randi, saat tes di Birkbeck College North diamati telah membungkuk sampel logam dengan tangan kosong. Randi menulis “Saya merasa disayangkan bahwa [Hasted] tidak pernah memiliki pencerahan di mana dia dapat mengenali betapa tidak berakalnya, kejam, dan predator adalah tindakan yang dilakukan kepadanya oleh pembuat fighter yang memanfaatkan rasa tidak percaya dan kepercayaannya.

Partai PK” adalah mode budaya pada tahun 1980an, yang dimulai oleh Jack Houck, di mana kelompok orang dipandu melalui ritual dan nyanyian untuk membangkitkan kekuatan lentur logam. Mereka didorong untuk meneriaki item alat makan yang mereka bawa dan melompat dan berteriak untuk menciptakan atmosfir kerusuhan (atau penyidik ​​ilmiah yang disebut sugesti tinggi). Kritik dikecualikan dan peserta diminta menghindari melihat tangan mereka. Ribuan orang menghadiri pesta-pesta emosional ini, dan banyak yang menjadi yakin bahwa mereka telah membungkuk perak dengan cara paranormal.

Partai PK telah digambarkan sebagai kampanye oleh orang percaya paranormal untuk meyakinkan orang tentang keberadaan psikokinesis, berdasarkan data nonseptif dari pengalaman pribadi dan kesaksian. Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat telah mengkritik partai-partai PK dengan alasan bahwa kondisinya tidak dapat diandalkan untuk mendapatkan hasil ilmiah dan “hanya yang oleh psikolog dan lainnya telah digambarkan sebagai negara yang menciptakan sugesti yang meningkat.

Ronnie Marcus, seorang psikis Israel dan penggugat lendir logam psiko-kimia, diuji pada tahun 1994 dalam kondisi terkontrol secara ilmiah dan gagal menghasilkan fenomena paranormal. Menurut pesulap, dugaan prestasi psikokinetiknya adalah sulap trik tangan. Marcus membungkuk sebagai pembuka huruf dengan penerapan kekuatan tersembunyi dan analisis frame-by-frame video menunjukkan bahwa dia menekuk satu sendok dari tekanan dari jempolnya dengan cara fisik biasa.

Dalam Budaya Populer

Psychokinesis dan telekinesis umumnya digunakan sebagai kekuatan super dalam buku komik, film, televisi, permainan komputer, sastra, dan bentuk budaya populer lainnya.

Gambaran penting karakter psikokinetika dan/atau telekinetik termasuk Teleks dalam novelis tahun 1952 Telek, Carrie White dalam novel Stephen King Carrie; Ellen Burstyn dalam film bertema penyembuh tahun 1980, Jedi dan Sith dalam franchise Star Wars; Scanner pada Scanner film 1981, Matilda Wormwood pada novel anak-anak tahun 1988 Matilda, tiga siswa SMA di film Chronicle 2012 dan Eleven dari Netflix series Stranger Things.

Beberapa Rekaman Atau Video Yang Menunjukan Beberapa Orang Memiliki Kekuatan Telekinesis.

 

Nah, itulah penjelasan mengenai telekinesis. Sebagian orang ada yang mempercayainya dan aja juga yang tidak mempercayainya. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat atau paling tidak hitung-hitung menambah wawasan ya. Terima kasih dan selamat membaca.

Sering Memainkan Kartu Remi? Yuk, Ketahui Asal Usul Permainan Tersebut

posted in: info | 0

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kartu remi atau mungkin kamu sering memainkannya. Namun tahukah kamu asal usul dari kartu remi tersebut? Nah, disini saya akan menjelaskan mengenai kartu remi. Penasara? Langsung saja lihat penjelasan dan asal usulnya dibawah ini.

Kartu remi adalah selembar kertas berat yang disiapkan secara khusus, karton tipis, kertas berlapis plastik, campuran kertas katun, atau plastik tipis, yang ditandai dengan motif yang membedakan dan digunakan sebagai satu set untuk bermain kartu permainan. Kartu remi biasanya berukuran kurus untuk penanganan yang nyaman dan pertama kali ditemukan di China selama dinasti Tang.

Sejarah

Sejarah Awal

Kartu bermain mungkin telah ditemukan selama dinasti Tang sekitar abad ke-9 Masehi sebagai hasil dari penggunaan teknologi pencetakan woodblock. Referensi kemungkinan pertama untuk permainan kartu berasal dari teks abad ke-9 yang dikenal sebagai Koleksi Miscellanea di Duyang, yang ditulis oleh penulis Dinasti Tang, Su E. Ini menggambarkan Putri Tongchang, putri Kaisar Yizong dari Tang, yang memainkan “permainan daun” di 868 dengan anggota klan Wei Baoheng, keluarga suami sang putri. Buku yang pertama diketahui tentang permainan “daun” disebut Yezi Gexi dan diduga ditulis oleh seorang Tang wanita. Ini mendapat komentar dari para penulis dinasti berikutnya. Dinasti Song (960-1279) sarjana Ouyang Xiu (1007-1072) menegaskan bahwa permainan “daun” itu ada setidaknya sejak pertengahan dinasti Tang dan menghubungkan penemuannya dengan pengembangan lembaran cetak sebagai media tulis. Namun, Ouyang juga mengklaim bahwa “daun” adalah halaman buku yang digunakan dalam permainan papan yang dimainkan dengan dadu dan bahwa aturan mainnya hilang pada 1067.

Permainan lainnya seputar minum alkohol melibatkan bermain kartu dari sejenis dinasti Tang dan seterusnya. Namun kartu ini tidak mengandung jas atau angka. Sebagai gantinya, mereka dicetak dengan petunjuk atau kehilangan untuk siapapun yang menarik mereka.

Contoh game yang paling awal yang berisi kartu dengan jas dan angka terjadi pada tanggal 17 Juli 1294 ketika “Yan Sengzhu dan Zheng Pig-Dog tertangkap sedang bermain kartu [zhi pai] dan blok kayu untuk mencetaknya telah disita, bersama dengan sembilan dari kartu yang sebenarnya.”

William Henry Wilkinson mengemukakan bahwa kartu pertama mungkin merupakan mata uang kertas aktual yang berlipat ganda karena keduanya merupakan alat permainan dan taruhan yang dimainkan, mirip dengan permainan kartu perdagangan. Menggunakan uang kertas tidak nyaman dan berisiko sehingga diganti dengan uang bermain yang dikenal sebagai “kartu uang”. Salah satu permainan paling awal di mana kita tahu aturannya adalah Madiao, permainan trick-taking, yang berasal dari Dinasti Ming (1368-1644). Ilmuwan abad ke lima belas Lu Rong menggambarkan bahwa ia dimainkan dengan 38 “kartu uang” yang terbagi dalam empat setelan: 9 koin, 9 dalam senar koin (yang mungkin telah disalahartikan sebagai tongkat dari gambar mentah), 9 dalam perhiasan (koin atau senar), dan 11 di puluhan myriads (segudang adalah 10.000). Dua setelan terakhir memiliki karakter Water Margin dan bukan pips pada mereka dengan huruf Cina untuk menandai pangkat dan jas mereka. Koin koin dalam urutan terbalik dengan 9 koin adalah yang terendah dari 1 koin sebagai kartu tinggi.

Persia dan Arab

Meski memiliki banyak pola, jas tersebut menunjukkan keseragaman struktur. Setiap jas berisi dua belas kartu dengan dua kartu teratas yang biasanya merupakan kartu pengadilan raja dan wazir dan sepuluh kartu pipinya. Setengah jas menggunakan peringkat terbalik untuk kartu pip mereka. Ada banyak motif untuk celana ketat tapi ada juga yang termasuk koin, kelopak, kendi, dan pedang yang menyerupai jas Mamluk dan Latin. Michael Dummett berspekulasi bahwa kartu Mamluk mungkin telah turun dari dek sebelumnya yang terdiri dari 48 kartu dibagi menjadi empat jas masing-masing dengan sepuluh kartu pip dan dua kartu pengadilan.

Mesir

Pada abad ke-11, kartu-kartu bermain menyebar ke seluruh benua Asia dan kemudian masuk ke Mesir. Kartu tertua yang masih ada di dunia adalah empat fragmen yang ditemukan di Koleksi Keir dan satu di Museum Benaki. Mereka bertanggal abad ke-12 dan 13 (almarhum Fatimiyah, Ayyubiyah, dan periode Mamluk awal).

Paket dekat Mamluk yang hampir lengkap berkencan dengan abad ke 15 dan penampilan serupa dengan fragmen di atas ditemukan oleh Leo Aryeh Mayer di Istana Topkapı, Istanbul, pada tahun 1939. Ini bukan satu set lengkap dan sebenarnya terdiri dari tiga bungkus yang berbeda, mungkin untuk mengganti kartu yang hilang. Paket Topkapı awalnya berisi 52 kartu yang terdiri dari empat setelan: polo-sticks, koin, pedang, dan gelas. Setiap jas berisi sepuluh kartu pip dan tiga kartu pengadilan, yang disebut malik (raja), nā’ib malik (wakil raja atau wakil raja), dan thānī nā’ib (kedua atau di bawah wakil). Thānī nā’ib adalah gelar yang tidak ada, jadi mungkin tidak pada versi paling awal; Tanpa pangkat ini, jas Mamluk secara struktural sama dengan jas Ganjifa.

Sebenarnya, kata “Kanjifah” muncul dalam bahasa Arab mengenai raja pedang dan masih digunakan di bagian Timur Tengah untuk menggambarkan kartu remi modern. Pengaruh dari timur lebih jauh dapat menjelaskan mengapa orang Mamluk, yang kebanyakan adalah Kipchaks Turki Tengah Asia, menyebut tuman mereka yang berarti segudang bahasa Turki, Mongolia dan Jurchen. Wilkinson mendalilkan bahwa cangkir itu mungkin berasal dari pembalikan ideogram China dan Jurchen untuk segudang (万).

Kartu-kartu pengadilan Mamluk menunjukkan desain abstrak atau kaligrafi yang tidak menggambarkan orang-orang karena alasan agama dalam Islam Sunni, meskipun mereka memang memberi peringkat pada kartu-kartu tersebut. Nā’ib akan dipinjam ke bahasa Prancis (nahipi), bahasa Italia (naibi), dan bahasa Spanyol (naipes), kata yang terakhir masih digunakan secara umum. Panel pada kartu pip dalam dua setelan menunjukkan bahwa mereka memiliki peringkat terbalik, fitur yang ditemukan di Madiao, Ganjifa, dan permainan kartu Eropa kuno seperti Ombre, Tarot, dan Maw.

Sebuah fragmen dari dua lembar kartu bergaya Moor yang tidak dipotong dengan gaya serupa namun jelas ditemukan di Spanyol dan bertanggal pada awal abad ke 15.

Ekspor kartu-kartu ini (dari Kairo, Alexandria, dan Damaskus), berhenti setelah jatuhnya Mamluk di abad keenam belas. Aturan untuk memainkan game-game ini hilang tapi mereka diyakini sebagai permainan trik sederhana tanpa mengalahkannya.

Tersebar di Eropa dan Perubahan Desain Awal

Kartu bermain empat pertandingan pertama kali dibuktikan di Eropa Selatan pada tahun 1365 dan kemungkinan berasal dari jas Mamluk, koin, pedang, dan batang poli, yang masih digunakan di gelaran tradisional Latin. Karena polo adalah olahraga yang tidak jelas bagi orang Eropa, tongkat polo menjadi pentungan atau tongkat gantung. Kehadiran mereka dibuktikan di Catalonia pada tahun 1371, 1377 di Swiss, dan 1380 di banyak tempat termasuk Florence dan Paris. Penggunaan kartu bermain yang luas di Eropa dapat, dengan beberapa kepastian, dapat dilacak dari tahun 1377 dan seterusnya.

Dalam buku catatan Johanna, Duchess of Brabant dan Wenceslaus I, Duke of Luxemburg, sebuah entri bertanggal 14 Mei 1379 berbunyi: “Diberikan kepada Monsieur dan Madame empat peter, dua bentuk, bernilai delapan setengah mouton, yang untuk membeli sebuah pak kartu “. Dalam bukunya yang berjudul 1392 atau 1393, Charles atau Charbot Poupart, bendahara rumah Charles VI dari Perancis, mencatat pembayaran untuk lukisan tiga set kartu.

Dari sekitar 1418 sampai 1450 pembuat kartu profesional di Ulm, Nuremberg, dan Augsburg membuat dek tercetak. Kartu bermain bahkan berkompetisi dengan citra devosional sebagai penggunaan paling umum untuk potongan kayu pada periode ini. Kebanyakan woodcuts awal dari semua jenis diwarnai setelah dicetak, baik dengan tangan atau, dari sekitar 1450 dan seterusnya, stensil. Kartu-kartu bermain abad ke-15 ini mungkin dilukis. The Flemish Hunting Deck, yang dipegang oleh Metropolitan Museum of Art adalah seperangkat kartu permainan biasa tertua yang dibuat di Eropa dari abad kelima belas.

Saat kartu-kartu yang disebarkan dari Italia ke negara-negara Jerman, setelan Latin diganti dengan setelan Daun (atau Shields), Hearts (atau Roses), Bells, dan Acorns, dan kombinasi gambar dan nama Latin dan Germanic menghasilkan bahasa Prancis. pakaian dari trèfles (clovers), carreaux (ubin), cœurs (hati), dan piques (tombak) sekitar tahun 1480. Burung trèfle (semanggi) mungkin berasal dari biji pohon ek dan kekonyolan dari daun jas Jerman. Nama “kekesalan” dan “sekop” mungkin berasal dari pedang (sekop) setelan Italia. Di Inggris, pakaian Prancis akhirnya digunakan, meskipun kemasan paling awal yang beredar mungkin memiliki pakaian Latin. Ini mungkin menjelaskan mengapa bahasa Inggris disebut “klub” clover dan tombak “sekop”.

Pada akhir abad ke-14, orang-orang Eropa mengubah kartu pengadilan Mamluk untuk mewakili bangsawan dan pelayan Eropa. Dalam deskripsi dari 1377, pengadilan paling awal pada awalnya adalah seorang “Raja” yang duduk, seorang marshal atas yang memegang simbol jasnya, dan seorang marshal rendah yang menahannya. Dua yang terakhir sesuai dengan kartu Ober dan Unter yang ditemukan dalam kartu bermain Jerman dan Swiss. Orang Italia dan Iberia mengganti sistem Ober/Unter dengan “Knight” dan “Fante” atau “Sota” sebelum 1390, mungkin untuk membuat kartu lebih terlihat secara visual.

Di Inggris, kartu pengadilan terendah disebut “Knave” yang aslinya berarti anak laki-laki (cf German Knabe), jadi dalam konteks ini karakter bisa mewakili “pangeran”, anak Raja dan Ratu; pembantu berarti berkembang kemudian. Queens muncul secara sporadis dalam kemasan sejak tahun 1377, terutama di Jerman. Meskipun Jerman meninggalkan Ratu sebelum tahun 1500an, orang Prancis secara permanen memungutnya dan meletakkannya di bawah Raja. Paket dari 56 kartu yang berisi setelan masing-masing Raja, Ratu, Ksatria, dan Knave (seperti dalam tarot) pernah umum terjadi pada abad ke-15.

Pada pertengahan abad ke-16, pedagang Portugis mengenalkan kartu remi ke Jepang. Dek Jepang asli pertama adalah karen Tenshō yang dinamai periode Tenshō.

Kemudian Disain Berubah

Paket dengan indeks sudut dan tepi (yaitu nilai kartu yang tercetak di pojok (s) kartu) memungkinkan pemain untuk memegang kartu mereka di dekat kipas dengan satu tangan (bukan dua tangan yang sebelumnya digunakan). Paket pertama yang dikenal dengan jas Latin dicetak oleh Infirerra dan bertanggal 1693, namun fitur ini biasa digunakan hanya dari akhir abad ke-18. Dek Anglo-Amerika pertama dengan inovasi ini adalah Paten Saladee, dicetak oleh Samuel Hart pada tahun 1864. Pada tahun 1870, dia dan sepupunya di Lawrence & Cohen menindaklanjuti dengan Squeezers, kartu pertama dengan indeks yang memiliki difusi besar.

Ini diikuti dengan inovasi kartu pengadilan yang bisa dibalik. Penemuan ini dikaitkan dengan pembuat kartu Prancis Agen pada tahun 1745. Namun pemerintah Prancis, yang mengendalikan rancangan kartu remi, melarang pencetakan kartu dengan inovasi ini. Di Eropa Tengah (kartu Trappola) dan Italia (Tarocco Bolognese), inovasi diadopsi pada paruh kedua abad ke-18. Di Inggris paket dengan kartu pengadilan reversibel dipatenkan pada tahun 1799 oleh Edmund Ludlow dan Ann Wilcox. Paket Anglo-Amerika dengan desain ini dicetak sekitar tahun 1802 oleh Thomas Wheeler.

Sudut tajam lebih cepat habis dan mungkin bisa mengungkapkan nilai kartu itu, jadi mereka diganti dengan sudut yang membulat. Sebelum pertengahan abad ke-19, pemain Inggris, Amerika, dan Prancis memilih punggung kosong. Kebutuhan untuk menyembunyikan keausan dan untuk mencegah menulis pada kartu yang diputar kembali untuk memiliki desain, gambar, foto, atau iklan secara terbalik.

Amerika Serikat memperkenalkan Joker ke dalam dek. Ini dirancang untuk permainan Euchre, yang menyebar dari Eropa ke Amerika dimulai tak lama setelah Perang Revolusi Amerika. Di Euchre, kartu truf tertinggi adalah Jack dari setelan truf, yang disebut bower yang tepat (dari Bauer Jerman); Terompet kedua tertinggi, bower kiri, adalah Jack dari jas dengan warna yang sama dengan mengalahkannya. Joker itu ditemukan c. 1860 sebagai truf ketiga, kaisar atau kapal induk terbaik, yang menempati peringkat lebih tinggi dari dua bowers lainnya. Nama kartu itu diyakini berasal dari juker, nama varian untuk Euchre. Referensi paling awal untuk Joker berfungsi sebagai kartu liar tanggal 1875 dengan variasi poker.

Format Dek Modern

Kartu bermain kontemporer dikelompokkan menjadi tiga kategori besar berdasarkan setelan yang mereka gunakan: Prancis, Latin, dan Jermanik. Setelan Latin digunakan dalam format Spanyol dan Italia yang terkait erat. Setelan Swiss-Jerman cukup berbeda untuk mendapatkan subkategori mereka. Tidak termasuk penjahat Jokers dan Tarot, setumpuk kartu 52 Prancis mempertahankan jumlah kartu di dek Mamluk asli, sementara rata-rata dek Latin dan Jerman lebih rendah. Deck Latin biasanya menjatuhkan kartu pip bernilai lebih tinggi, sementara deck Jermanik menurunkan yang bernilai lebih rendah.

Dalam setelan jas, ada variasi regional atau nasional yang disebut “pola standar” karena berada dalam domain publik, memungkinkan beberapa produsen kartu untuk menyalinnya. Perbedaan pola paling mudah ditemukan pada kartu wajah namun jumlah kartu per dek, penggunaan indeks numerik, atau bahkan bentuk kecil dan perbedaan susunan pips dapat digunakan untuk membedakannya. Beberapa pola telah ada selama ratusan tahun. Joker bukan bagian dari pola apapun karena merupakan penemuan yang relatif baru dan tidak memiliki tampilan standar sehingga setiap penerbit biasanya memasukkan ilustrasi merek dagang mereka sendiri ke dalam geladak mereka. Variasi joker yang lebar telah mengubahnya menjadi barang koleksi. Setiap kartu yang mengandung materai seperti ace sekop di Inggris atau kartu as pada klub di Prancis juga dapat ditagih karena di sanalah logo pabrikan biasanya ditempatkan.

Pakaian Prancis

Deck Perancis datang dalam berbagai pola dan ukuran dek. Dek 52 kartu adalah dek yang paling populer dan mencakup 13 peringkat dari setiap setelan dengan kartu pengadilan atau kartu wajah yang reversibel. Setiap jas termasuk Ace, yang menggambarkan satu simbol dari jasnya, Raja, Ratu, dan Jack, masing-masing digambarkan dengan simbol jas mereka; dan peringkat dua sampai sepuluh, dengan setiap kartu yang menggambarkan jumlah pips dari jasnya. Serta 52 kartu ini, paket komersial sering mencakup antara satu dan empat pelawak, paling sering dua.

Paket piquet memiliki semua nilai dari 2 sampai 6 dalam setiap setelan yang dilepas dengan total 32 kartu. Hal ini populer di Perancis, Low Countries, Eropa Tengah dan Rusia dan digunakan untuk bermain Piquet, Belote, Bezique dan Skat. Empat puluh kartu paket yang cocok untuk Prancis biasa ditemukan di Italia barat laut; ini menghapus 8s sampai 10s seperti Latin cocok deck. 24 kartu deck, mengeluarkan 2s sampai 8s juga dijual di Austria dan Bavaria untuk bermain Schnapsen.

Sebuah dek pinochle terdiri dari dua salinan dari masing-masing kartu 9, 10, jack, queen, king, dan ace dari keempat suit ini. Dengan demikian hanya terdiri dari 48 kartu per dek. Kartu 78 Tarot Nouveau menambahkan kartu Knight antara Queens dan Jack bersama dengan 21 hit nomor dan Fool yang tidak bernomor.

Simbol dalam Unicode

Standar Unicode untuk pengkodean teks pada komputer mendefinisikan 8 karakter untuk setelan kartu di blok Miscellaneous Symbols, di U + 2660-2667. Unicode 7.0 menambahkan paket terpadu untuk kartu truf Tarot Nouveau yang cocok untuk Prancis dan 52 kartu dari paket Prancis modern, dengan 4 Knights, bersama dengan karakter untuk “Playing Card Back” dan pelawak hitam, merah, dan putih di blok U + 1F0A0-1F0FF.

Nah, itulah penjelasan mengenai kartu remi atau permainan kartu. Jika ada kekurangan mohon dimaklumi. Selamat membaca dan semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat atau paling tidak menambah wawasan ya. Terima kasih.

1 2 3 4 5 19